Astaga, 3 Hari 3 Orang Meninggal di Wonogiri, 2 di Antaranya Diduga Bunuh Diri

Warga mengevakuasi mayat korban tenggelam di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Kamis (29/3). (Istimewa - BPBD Wonogiri)
31 Maret 2018 11:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

3 hari 3 orang meninggal dunia di Wonogiri, 2 di antaranya diduga bunuh diri.

Solopos.com, WONOGIRI—Sebanyak tiga orang ditemukan meninggal dunia di Wonogiri, Kamis dan Jumat (29-30/3/2018). Dua orang meninggal diduga karena bunuh diri, sementara satu orang lagi tenggelam di Waduk Gajah Mungkur (WGM).

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Jumat (30/3/2018), semula ada seorang laki-laki terseret arus Sungai Bengawan Solo dekat saluran spillway atau pintu WGM di Petir, Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Rabu (28/3/2018).

Kejadian itu kali pertama diketahui seorang pengendara yang melintas di jembatan Sungai Bengawan Solo, Yasun, 34. Setelah mendapat laporan, Tim SAR, BPBD, PMI, polisi, TNI, dan sukarelawan mencari korban.

Korban ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia di Geneng, Purwosari, Kecamatan Wonogiri, sekitar 2 km dari lokasi pertama diketahui hanyut, Kamis pukul 15.30 WIB. Korban adalah Sadimin, 75, warga Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, mengatakan diduga Sadimin bunuh diri. Dugaan itu diperkuat dengan temuan racun tikus, beberapa obat, bercak darah, dan sandal di tepi sungai tak jauh dari jembatan di Petir.

Namun, belum diketahui secara pasti tindakan bunuh diri seperti apa yang bisa membuatnya tercebur ke sungai. Setelah dievakuasi, mayat korban divisum di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso.

Sementara Pada Kamis pukul 10.00 WIB warga Tukluk, Genukharjo, Wuryantoro, Kastam, menemukan mayat seorang laki-laki terapung di WGM, tepatnya di Tempel, Genukharjo.

Korban diketahui bernama Purnomo Agus Pratomo, 49, warga Jl. Nias No. 6, Sukoharjo. Laki-laki itu meninggal dunia diduga akibat tenggelam setelah terpeleset saat mencari tempat untuk memancing.

“Kemungkinan korban tidak memahami medan. Jadi saat mencari tempat memancing dia terpeleset ke kedelaman,” kata Bambang.

Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto, menginformasikan Mujito, 50, warga Talesan, Purwantoro, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon jambu mete oleh Kartono, 70, saat mencari rumput untuk pakan ternak, Jumat pukul 11.30 WIB.

Sesampainya di lokasi dia mendapati Mujito yang juga tetangganya sudah tergantung. Hasil pemeriksaan menunjukkan Mujito diduga kuat gantung diri.