Pekerja Proyek Ruko di Laweyan Solo Tersengat Listrik, Begini Kondisinya

Dokter RS Kasih Ibu memeriksa Sugiyo, 54, korban tersengat listrik di Pajang, Laweyan, Solo, Senin (2/4/2018) - Istimewa/Polsek Laweyan
02 April 2018 16:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sugiyo, 54, warga Dukuh Prampelayan RT 003/RW 002, Desa Waru, Baki, Sukoharjo, tidak sadarkan diri setelah tersengat listrik saat sedang bekerja di proyek pembangunan ruko di Jl. dr. Radjiman, Pajang, Laweyan, Solo, Senin (2/4/2018).

Informasi dihimpun Solopos.com, kejadian tersebut terjadi pukul 09.00 WIB bermula saat Sugiyo membawa besi naik ke ruko lantai II. Secara tidak sengaja besi yang dibawanya tersangkut kabel listrik tegangan tinggi sehingga Sugiyo langsung tersengat listrik.

Sugiyo terpental dan tidak sadarkan diri lalu dibawa ke RS Kasih Ibu, Purwosari, Laweyan. Seorang warga, Kamilo, 54, mengungkapkan pembangunan ruko sudah memasuki tahap pengecoran.

Pekerja mulai membawa material bangunan ke lantai II sejak pagi pukul 08.00 WIB. Namun, baru satu jam pekerjaan dimulai ada pekerja bagunan, Sugiyo, tiba-tiba tersengat listrik.

“Pekerja bangunan lainnya menjadi takut setelah kejadian tersebut karena jarak antara kabel dengan bangunan ruko sangat dekat. Kami langsung meminta bantuan ke PLN dan Polsek Laweyan untuk mengevakuasi Sugiyo,” ujar Kamilo.

Kapolsek Laweyan Kompol Santoso mewakili Kapolresta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo mengungkapkan sebelum kejadian rekan Sugiyo sudah memperingatkan agar berhati-hati saat membawa potongan besi ke atas. Namun, Sugiyo kurang memperhatikan imbauan tersebut hingga akhirnya besi mengenai kabel listrik dan Sugiyo terpental.

“Kami pastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Sugiyo mengalami luka bakar di tangan kanan, kedua kaki, dan kepala belakang berdarah akibat terbentur tembok,” ujar Santoso kepada wartawan, Selasa.

Polsek Laweyan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil olah TKP kasus ini murni akibat kecelakaan kerja. Polsek Laweyan memberikan pengarahan kepada pemilik ruko agar lebih memperhatikan keselamatan pekerja agar kejadian serupa tidak terulang.

Tokopedia