Pemasangan APK Pilgub Jateng 2018 Sukoharjo Molor karena Gagal Lelang

Pilgub Jateng 2018. (Solopos/Dok)
09 April 2018 01:35 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemasangan alat peraga kampanye (APK) pasangan calon gubernur-wakil gubernur (cagub-cawagub) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 di Sukoharjo molor lantaran gagal lelang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo akan pemasangan APK pasangan calon di 12 kecamatan. Sesuai jadwal tahapan penyelenggaraan Pilgub Jateng, penyebaran bahan kampanye mulai 15 Februari-23 Juni.

Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 4/2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota menyebutkan APK dibuat dan digandakan KPU di setiap daerah. APK itu misalnya, brosur, poster, pamflet, umbul-umbul dan baliho.

Namun, hingga sekarang baru baliho pasangan calon yang telah dipasang di lima lokasi yakni wilayah Kecamatan Kartasura, Grogol, Sukoharjo Kota, Mojolaban serta Tawangsari. Sementara APK lainnya belum dipasang di masing-masing wilayah kecamatan.

“Memang ada kendala teknis, sempat gagal lelang sehingga pemasangan APK pasangan calon terlambat. Saya memaklumi kondisi di Jateng [KPU Jateng],” kata Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Sukoharjo, Yulianto Sudrajat, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (8/4/2018).

Pria yang akrab disapa Drajat ini mengungkapkan baliho pasangan calon telah dipasang di lima lokasi strategis. Sementara spanduk dan umbul-umbul yang dikirim KPU Jateng baru saja tiba di Kantor KPU Sukoharjo.

Drajat bakal terlebih dahulu berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sukoharjo dan tim pemenangan masing-masing pasangan calon sebelum memasang spanduk dan umbul-umbul. Sesuai regulasi, pemasangan spanduk masing-masing pasangan calon maksimal hanya dua di setiap desa/kelurahan.

Sementara umbul-umbul setiap pasangan calon maksimal 20 di setiap kecamatan. “Kami menargetkan pemasangan umbul-umbul dan spanduk rampung pada akhir pekan ini. Hari Senin [9/4/2018], spanduk dan umbul-umbul mulai dipasang,” ujar Drajat.

Disinggung tambahan APK pasangan calon, Drajat menjelaskan tim pemenangan pasangan calon dapat mengajukan penambahan APK. Namun, hal itu harus mendapat persetujuan KPU Jateng termasuk desain dan materi kampanye.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, mengatakan bakal mengawasi pendistribusian hingga pemasangan APK di setiap desa/kelurahan. Pengawasan dilakukan langsung anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) dan petugas pengawas pemilu lapangan (PPL).

Bambang berharap KPU Sukoharjo segera memasang APK sebagai media sosialisasi agar para pemilih mengetahui kedua pasangan calon yang bertarung di Pilgub Jateng 2018. “Pelaksanaan pemungutan suara tinggal dua bulan lagi sehingga apabila APK pasangan calon harus segera dipasang di lokasi-lokasi strategis agar mudah dibaca masyarakat,” kata dia.