Kecelakaan Sragen: 3 Lakalantas dalam Sehari Renggut 3 Nyawa

Ilustrasi kecelakaan. (Solopos/Dok)
16 April 2018 16:35 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tiga peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi pada Minggu (15/4/2018) lalu. Tiga orang meninggal dunia akibat kejadian itu.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, Senin (16/4/2018), salah satu insiden kecelakaan itu terjadi di jalan tol Solo-Kertosono (Soker) kilometer 536. Dua orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Kecelakaan yang terjadi Minggu pukul 04.00 WIB itu melibatkan sepeda motor Honda Scoopy berpelat nomor AD 5015 BGE dan Honda Mega Pro berpelat nomor K 6589 RE. Kecelakaan  dipicu kondisi jalan yang gelap.

Pengendara Honda Mega Pro, Muhammad Setiawan, 18, tidak melihat di depannya ada sepeda motor Honda Scoopy yang sedang berhenti di tengah jalan. Warga Japah, Blora, itu menabrak motor itu dan tersungkur.

Dia dan pengguna sepeda motor Honda Scoopy, Ade Yudhi P., 19, asal Mojomulyo, Sragen Kulon, meninggal dunia. Mereka luka parah karena saking kerasnya benturan antara dua sepeda motor.

Informasi itu dikonfirmasi Kepala Markas PMI Cabang Sragen, Wahdadi, kepada wartawan, Senin. "Dua orang meninggal dalam peristiwa kecelakaan di jalan tol Soker, Minggu pukul 04.00 WIB," tutur dia.

Menurut Wahdadi, kecelakaan juga terjadi di Banaran, Sambungmacan, Sragen, Minggu sekitar pukul 10.30 WIB. Pengendara motor Honda Beat AD 5314 AVE bernama Tutik Haryani, 52, meninggal dunia.

Tutik merupakan warga Dukuh Barang RT 026, Banaran, Sambungmacan. Semula Tutik melaju dari arah timur. Dari arah yang sama melaju kencang mobil tak dikenal. Mendekati lokasi kecelakaan Tutik bermaksud belok ke kanan. Tapi dia tertabrak mobil yang melaju di belakangnya. Benturan keras mengakibatkan Tutik mengalami luka parah di kepala.

Selain dua kejadian kecelakaan tersebut, Wahdadi menuturkan adanya peristiwa kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di perempatan dekat Kantor PMI Cabang Sragen. Tapi korban masih selamat.

Terpisah, Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti, saat diwawancarai wartawan, Senin siang, mengaku tidak mendapat laporan terjadinya kecelakaan maut di jalan tol Soker pada Minggu pagi. "[Kecelakaan] Di tol Soker hari Minggu? Tidak ada [laporan] tuh. Informasi dari mana?" ujar dia.

Kasatlantas menjelaskan jalan tol Soker di wilayah Sragen sebenarnya tertutup bagi masyarakat umum. Lokasi tersebut masih dalam pengerjaan oleh pelaksana proyek. Dia mengimbau masyarakat tidak menggunakan tol Soker yang memang belum dibuka atau dioperasikan secara resmi.

"Saya minta warga masyarakat khususnya pengguna roda dua agar tak menggunakan lagi jalan tol sebagai jalur transportasi. Kan sudah dibuatkan jalur overpass dan underpass," tutur dia.



Tokopedia