Pilgub Jateng 2018: KPU Klaten Simulasi Pencoblosan di Bawah Air

Sosialisasi Pilgub Jateng 2018 dengan simulasi pencoblosan di bawah air Umbul Ponggok, Klaten. (Istimewa/Dok. KPU Klaten)
16 April 2018 18:35 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten melakukan terobosan dalam menyosialisasikan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 dengan menggelar simulasi pencoblosan di bawah air Umbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Minggu (15/4/2018).

Ketua KPU Klaten, Siti Farida, mengatakan simulasi pencoblosan di bawah air sebagai terobosan agar sosialisasi lebih masif. Umbul Ponggok dipilih sebab merupakan salah satu objek wisata dan pusat keramaian.

Dengan begitu, diharapkan bisa menyasar lebih banyak orang untuk ikut memilih dalam Pilgub Jateng nanti. "Dokumentasi simulasi pencoblosan di bawah air ini juga akan diunggah ke media sosial dan platform lain agar sosialisasi menjadi lebih masif," tutur Farida saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Ia menjelaskan simulasi melibatkan sejumlah personel Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Polanharjo, KPU, dan pengelola Umbul Ponggok. Dalam simulasi itu aturan pencoblosan masih sama dengan pemilu sebelumnya yakni mencoblos nama, nomor, atau gambar pasangan calon.

"Dari rangkaian kegiatan ini, kami ingin memunculkan antusiasme masyarakat agar menggunakan hak pilih dan kepeduliannya terhadap proses-proses demokrasi secara umum," harap dia.

Direktur Badan Usaha Milik (BUM) Desa Tirta Mandiri, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Joko Winarno, mengatakan objek wisata  Umbul Ponggok menjadi tempat yang tepat untuk simulasi pencoblosan di bawah air. Selain unik, simulasi ini bisa disaksikan 1.500-2.000 pengunjung umbul pada saban akhir pekan.

"Bagi Ponggok sendiri ini menjadi bentuk partisipasi kami menyukseskan Pilgub Jateng," ujar dia.

Ia menerangkan ide simulasi pencobolan di bawah air dipilih sebagai alternatif dari rencana sosialisasi di balai desa. Menurut dia, sosialisasi di balai sudah lazim dan butuh terobosan untuk memberikan dampak lebih.

"Lalu dipilih lah bawah air. Materi dokumentasi pencoblosan bawah air juga bisa disebarkan ke media lain supaya jangkauannya lebih luas," urai Joko.



Tokopedia