SNMPTN 2018: Lolos Tapi Tak Daftar Ulang? Ini Akibatnya

Gedung Rektorat UNS Solo. (Solopos/Dok)
17 April 2018 15:45 WIB Yusran Yunus Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA - Bagi Anda yang telah dinyatakan lulus dalamSeleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2018, jangan lupakan proses pendaftaran ulang jika tak ingin kehilangan hak untuk menjadi mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang telah menerima Anda. 

Institut Teknologi Bandung (ITB) misalnya, menerapkan ketentuan tegas: calon mahasiswa yang dinyatakan lulus diminta hadir sendiri (tidak dapat diwakilkan) untuk melaksanakan Pendaftaran Awal pada waktu yang akan disampaikan pada saat pengumuman kelulusan SNMPTN 2018.

"Calon mahasiswa yang tidak hadir pada waktu tersebut, dianggap membatalkan kelulusannya di ITB dari SNMPTN 2018," demikian bunyi pengumuman yang ditayangkan di laman http://usm.itb.ac.id.

Untuk mereka yang mendaftar dari jalur Bidikmisi, diwajibkan mengikuti kegiatan Program Pengembangan Karakter yang akan dimulai sejak pelaksanaan Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru, dengan jadwal yang akan diinformasikan kemudian.

Pada tahun 2018, ITB tidak lagi memberlakukan pembiayaan pendidikan dengan menggunakan komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayar di Muka (BPPM) dan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan per Semester (BPPS).

Mulai tahun 2013, ITB menerapkan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa ITB di fakultas/sekolah non Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

UKT di ITB (non SBM) sebesar Rp12.500.000 per semester. Sedangkan biaya pendidikan untuk Sekolah Bisnis dan Manajemen (non-reguler) adalah sebesar Rp20.000.000 per semester.

Bagi para mahasiswa akan disediakan berbagai beasiswa yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua, sehingga bagi para mahasiswa akan dikenakan biaya pendidikan per semester yang besarnya berkisar antara Rp.0 sampai dengan Rp12.500.000.