Warga Kali Anyar Solo Bangun Sendiri Rumah Baru

Kali Anyar Solo. (Solopos/Dok)
21 April 2018 06:00 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Warga Kampung Tapen dan Praon, Nusukan, Banjarsari, terdampak proyek Kali Anyar mendapat tanah di kawasan Jatirejo, Mojosongo, Kecamatan Jebres. Mereka membangun sendiri rumah baru di kawasan itu.

Pemerintah Kota Solo menyiapkan 71 kaveling tanah yang akan ditempati warga Kampung Tapen dan Praon. Tiap keluarga yang merupakan warga Solo mendapatkan jatah satu kaveling tanah berukuran 40 m2.

"Untuk Praon di sebelah timur, dan Tapen di sebelah barat," ucap salah seorang warga, Wahyu Bening Sarwoko

Dulu, Wahyu tinggal di RT 006/RW 008, Kampung Praon, Nusukan. Saat dijumpai Solopos.com Senin (9/4/2018), Wahyu bersama dua anggota keluarganya sedang membangun sendiri rumah baru itu.

"Pemerintah cuma sediakan tanah, urusan membangun ya sendiri," ucap Wahyu.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, terdapat enam unit rumah yang sudah hampir selesai. Pembangunan rumah tersebut sampai pada tahap pendirian dinding dan sekat antarruang.

Wahyu memilih membangun rumah dengan material kayu dan bambu. Dia mengerjakannya tanpa bantuan tukang hampir selama satu bulan.

"Ini untuk mengirit biaya," ucap Wahyu yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan ini.

Dia juga memanfaatkan kayu dan bambu bekas.

Salah seorang tukang bangunan, Darman Goci, hampir menyelesaikan pembangunan rumah milik warga Nusukan, Kerto Sumito. Darman menghabiskan waktu sekitar tujuh pekan untuk membuat rumah dengan dua kamar tidur, teras, ruang tamu, dan dapur.

"Memang tergantung kemampuan keuangan masing-masing," ucap Darman.

Sementara itu, warga Kampung Tapen, RT 003/RW 006, Riyanto, baru saja membangun fondasi rumahnya.

"Fondasinya saja Rp2 juta, padahal jatah kami tinggal di rusunawa tinggal sebulan lagi," ucap buruh pabrik ini.

Tokopedia