Kecelakaan Wonogiri: Tabrak 2 Mobil, Pemotor dan Pembonceng Meninggal

Petugas Polsek Baturetno mengecek mayat Andi Prasetiyo Rahmat, 22, korban tabrak lari, di rumah sakit di kecamatan tersebut, Senin (30/4 - 2018). (Istimewa/Polres Wonogiri)
01 Mei 2018 09:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Pengendara sepeda motor dan pemboncengnya meninggal dunia setelah menabrak mobil di tikungan jalan raya Giriwoyo-Giritontro depan tempat penggilingan padi Dusun Tulakan RT 003/RW 009, Sejati, Giriwoyo, Wonogiri, Minggu (29/4/2018) pukul 13.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Senin (30/4/2018), kecelakaan  itu bermula saat Yamaha Jupiter MX berpelat nomor AD 3137 RR yang dikendarai Fajar Widianto, 24, warga Desa Boto, Baturetno, Wonogiri, melaju ke timur atau arah Giriwoyo. Sesampainya di lokasi kejadian, Fajar yang memboncengkan Ega Wijayanti, 19, menikung tajam.

Di saat bersamaan melaju Toyota Avanza berpelat nomor D 1862 WJ yang dikemudikan Deden Drajat Rahmat, 40, warga Katapang, Bandung, Jawa Barat, dari arah berlawanan. Seketika sepeda motor menabrak bagian kanan belakang mobil Avanza itu.

Setelah itu motor tersebut tertabrak mobil Suzuki Katana berpelat nomor AD 7892 AD yang dikemudikan Teguh Santosa, 58, warga Tawangharjo, Giriwoyo, Wonogiri, yang saat itu melaju di belakang Avanza. Kecelakaan  itu mengakibatkan Fajar dan Ega Wijayanti, warga Wonorejo, Pajang, Laweyan, Solo, mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi.

Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto, mengatakan kecelakaan terjadi diduga karena sepeda motor terlalu ke kanan saat menikung. Alhasil, saat berpapasan dengan mobil pengendara tak bisa menguasai laju kendaraan karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat.

Sementara itu, kecelakaan maut juga terjadi di jalan raya Giriwoyo-Baturetno, Dusun Pakem RT 001/RW 001, Watuagung, Baturetno, Senin (30/4/2018). Seorang pengendara motor meninggal dunia sedangkan penabraknya melarikan diri.

Kecelakaan bermula saat Jupiter MX berpelat nomor AE 2802 XV yang dikendarai Andi Prasetiyo Rahmat, 22, warga Petung, Donorojo, Pacitan, Jawa Timur, melaju ke selatan. Diduga dia tertabrak mobil, tetapi pengemudi mobil langsung tancap gas.

Tubuh Andi ditemukan warga yang sedang melintas. Warga lalu membawanya ke rumah sakit terdekat. Tak lama kemudian Andi meninggal dunia.

“Tidak ada saksi yang melihat kejadian, tetapi ada penutup pelek mobil yang tergeletak di lokasi kejadian. Atas bukti itu diduga kuat penabrak adalah mobil. Setelah mendapat laporan petugas langsung mengejar mobil yang memiliki penutup pelek sama dengan yang ditemukan, tetapi tak membuahkan hasil,” kata Hariyanto mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede.