Laporan Dugaan ASN Ikut Kampanye Tak Diproses Panwaslu Karanganyar

Warga Berjo, Ngargoyoso, Agung Sutrisno (paling kanan), melaporkan Juliyatmono dan sejumlah ASN di Panwaslu Karanganyar, Senin (23/4 - 2018). (Solopos/Ponco Suseno)
03 Mei 2018 00:15 WIB Ponco Suseno Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar menghentikan pengusutan laporan dugaan pelanggaran netralitas sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang menghadiri acara bersama calon bupati (cabup) Juliyatnomo di Ngargoyoso.

Panwaslu tak menindaklanjuti laporan itu karena materi laporan sudah pernah ditelusuri Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Ngargoyoso. Hal itu dijelaskan Ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Rabu (2/5/2018).

Tokopedia

Sebelum menyatakan tak menindaklanjuti laporan warga Berjo, Ngargoyoso, Agung Sutrisno, itu Panwaslu sudah menggelar rapat pleno internal bersama tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Karanganyar.

“Kami sudah menggelar rapat pleno tentang status laporan dari saudara Agung Sutrisno. Status laporan itu kami hentikan atau tidak ditindaklanjuti. Alasannya, materi laporan itu sudah pernah ditangani Panwascam Ngargoyoso. Sesuai Pasal 16 ayat (3) Perbawaslu No. 14/2017 tentang Penanganan Pelanggaran Pilkada 2018, laporan yang sudah ditangani pengawas pemilu [di semua tingkatan] tak dapat dilaporkan kembali,” kata Kustawa.

Kustawa mengatakan Panwascam Ngargoyoso sudah bertindak proaktif menyikapi acara bertajuk Pelepasan Peserta International Islamic Idol di Gedung Serbaguna Girimulyo, Ngargoyoso, Selasa (17/4/2018) pukul 11.00 WIB, yang dihadiri cabup Juliyatmono dan sejumlah pejabat Pemkab Karanganyar.

Panwascam Ngargoyoso langsung memintai keterangan sejumlah ASN sekaligus mengambil keputusan pada Rabu-Kamis (18-19/4/2018). Beberapa ASN yang sudah dimintai keterangan di tingkat panwascam antara lain dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Camat Ngargoyoso, Kepala SMKN Mojogedang, Kepala SMAN 2 Karanganyar, dan sejumlah guru.

“Dalam laporan Saudara Agung Sutrisno disebutkan panwascam diam saja. Hal itu tak benar. Panwascam sudah menelusuri hal itu. Jadi, kegiatan itu berlangsung Selasa [17/4/2018]. Selang satu hari, panwascam langsung menelusuri temuan itu. Hasil pengkajian dari panwascam dikirim ke Panwaslu, Jumat [20/4/2018]. Sedangkan Agung Sutrisno melapor ke Panwaslu, Senin [23/4/2018]. Hasil laporan ini sudah kami kirim ke pelapor dan terlapor akhir pekan lalu,” katanya.

Sebagaimana diketahui, warga Ngargoyoso, Agung Sutrisno, 54, melaporkan cabup Juliyatmono dan sejumlah ASN Pemkab Karanganyar ke Panwaslu Karanganyar, Senin (23/4/2018). Sejumlah ASN di Pemkab Karanganyar diduga tak netral karena mengikuti kegiatan yang dihadiri Juliyatmono. Di sisi lain, Juliyatmono dituding telah menyeret ASN yang hadir saat itu ke kepentingan politik praktis.