Granat dan Belasan Peluru Ditemukan di Rumah Warga Karangasem Solo

Petugas satuan Brimob Datasemen C Pelopor Surakarta mengamankan granat dan peluru di rumah warga Karangasem RT 004/RW 009 Laweyan, Solo, Jumat (4/5 - 2018). (Solopos/Farida Trisnaningtyas)
04 Mei 2018 14:15 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Keluarga Krismas Tirmono, warga Karangasem RT 004/RW 009, Kecamatan Laweyan, Solo, kaget menemukan granat nanas dan belasan butir peluru di salah satu kamar rumah mereka, Jumat (4/5/2018).

Krismas langsung melaporkan penemuan itu ke Polsek Laweyan yang segera datang bersama tim gegana Satuan Brimob Datasemen C Pelopor Surakarta untuk mengamankan benda-benda tersebut.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi, granat dan peluru ini ditemukan di kamar Sumarno, ayah Krismas, yang meninggal pada 20 April 2018 lalu. Saat itu keluarga berinisiatif membersihkan kamar yang ditempati almarhum.

Keluarga pun dibuat kaget saat menemukan granat di lemari yang kerap dipakai untuk menyimpan pakaian. “Saat bapak masih hidup juga tidak pernah cerita apa-apa soal benda ini. Kami niatnya bersih-bersih kamar setelah beliau meninggal malah menemukan granat di lemari. Kami khawatir terjadi apa-apa makanya kami lapor ke pihak berwajib,” tutur Krismas kepada Solopos.com, Jumat.

Menurut Krismas, ayahnya merupakan pensiunan tentara angkatan laut. Sumarno sudah lama pensiun dan akhirnya meninggal dunia lantaran penyakit stroke.

Saat kejadian, lokasi diamankan terlebih dulu oleh anggota Polsek Laweyan disusul Brimob Datasemen C yang datang kemudian. Tiga petugas dari tim gegana Satuan Brimob Datasemen C Surakarta memeriksa granat di kamar bagian depan tepat di sebelah ruang tamu.

Selain granat, petugas juga menemukan belasan peluru berbagai jenis antara lain peluru kaliber 3,5, peluru pistol, dan peluru AK. “Barang itu setelah dicek semua masih aktif. Kami mengamankan sesuai prosedur, yakni agar dilakukan pemusnahan. Benda ini juga tak mungkin disimpan. Kami koordinasi dengan Brimob soal pemusnahannya,” jelas Kapolsek Laweyan, Kompol Santoso.