Talut Dekat Pintu Masuk Grojogan Sewu Karanganyar Longsor Menutup Jalan

Ilustrasi tanah longsor (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
04 Mei 2018 21:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Talut bangunan di Dukuh Ngemplak RT 001/RW 005, Desa Tengklik, Tawangmangu, Karanganyar, longsor pada Jumat (4/5/2018) pukul 03.30 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat bencana  itu. Tetapi material bekas longsor menutup jalan penghubung Kelurahan Tawangmangu menuju Desa Tengklik.

Material bekas tanah longsor berupa batu dan tanah. Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber talut itu milik warga Pasar Kliwon, Solo, Kamal. Panjang talut 15 meter dan tinggi 5 meter. Talut itu sedang proses pengerjaan oleh Sugiyanto, warga Dukuh Tumpe RT 006/RW 007, Desa Girilayu, Matesih.

Pengerjaan dinilai kurang memperhatikan kontur dan konstruksi di sekitar lokasi pekerjaan. Tidak jauh dari lokasi pembangunan talut terdapat saluran air. Saluran itu jebol karena batu di bawah saluran air pecah. Akibatnya air mengalir ke arah talut yang sedang dibangun.

Camat Tawangmangu, Karanganyar,  Rusdiyanto, membenarkan perihal pembangunan talut dan ambrol pada Jumat dini hari. Lokasinya di dekat pintu dua objek wisata Grojogan Sewu.

"Batu di bawah saluran itu dipindah. Padahal ada saluran air. Tanpa penahan, air mengalir dari sela-sela. Talut tidak kuat menahan maka ambrol. Batu berbagai ukuran dan lumpur longsor menutup jalan," kata Rusdiyanto saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Arus lalu lintas terpaksa dialihkan ke arah barat atau melewati jalur lama Tawangmangu-Gondosuli. Rusdiyanto mengimbau pihak-pihak yang ingin mengerjakan proyek di Tawangmangu mempertimbangkan banyak hal.

"Bagi yang akan melakukan pekerjaan konstruksi harus memperhitungkan dengan tepat. Apakah tanahnya labil atau tidak, butuh terasering atau tidak. Jadi, tidak asal membangun," tutur dia.

Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar  dibantu sukarelawan dan warga sekitar membersihkan bekas tanah longsor. Dia berharap pihak yang membangun talut bertanggung jawab. Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, mengecek lokasi. "Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi."