2 Warga Boyolali Meninggal Tertabrak KA di Sragen

Kondisi mobil pikap yang tertabrak KA di Ngembat Padas, Gemolong, Sragen, Senin (7/5 - 2018). (Solopos/Kurniawan)
07 Mei 2018 14:48 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Dua orang meninggal dunia setelah mobil pikap yang mereka tumpangi tertabrak  kereta api (KA) barang di perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Dempul RT 019 Kelurahan Ngembat Padas, Kecamatan Gemolong, Sragen, Senin (7/5/2018) pukul 10.50 WIB.

Informasi yang diperoleh Solopos.com dari kepolisian, dua korban yang meninggal masing-masing bernama Dhevin Kurnia, 31, warga Grenjeng RT 011/RW 002 Desa Trosobo, Kecamatan Sambi, Boyolali, dan Lina Indriani, 30, alamat sama. Saat itu, keduanya naik mobil pikap berpelat nomor AD 1888 Q dari arah Solo. Belum diketahui tujuan mobil tersebut.

Sampai di perlintasan tanpa palang pintu Dukuh Dempul, Ngembat Padas, mobil tersebut tertabrak  KA barang 2704 Nomor Lokomotif CC 2061317 yang dimasinisi Indro Purnomo dibantu asisten masinis Sodiq Afriansyah.

Menurut informasi polisi, saat berada di perlintasan itu, Dhevin Kurnia sudah diperingatkan dan diteriaki warga tetapi mobil tetap melaju di perlintasan sehingga tertabrak  KA barang yang lewat. Akibat tabrakan itu bak mobil terlepas ditempat sedangkan kabin dan sasis terseret 200 m. Kondisi mobil hancur kedua orang di dalamnya meninggal dunia di lokasi kejadian kemudian dievakuasi ke RS Yaksi Gemolong.