Menhub Yakin KA Bandara Solo Kerek Pengunjung

Pengendara sepeda motor melintas perlintasan kereta api (KA) di dekat permukiman terdampak proyek pembangunan jalur KA Stasiun Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo, di Kadipiro, Banjarsari, Solo, Senin (8/1 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
08 Mei 2018 01:00 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap kereta api akses ke Bandara Adi Soemarmo, Boyolali (KA Bandara) mendorong peningkatan jumlah pengunjung di Bandara Internasional Adi Soemarmo. Fasilitas transportasi tersebut juga diharapkan bisa memudahkan akses menuju bandara langsung dari stasiun di pusat Kota Solo.

Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi Stasiun Solo Balapan, Minggu (6/5/2018). Menurutnya, KA rute Stasiun Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo akan memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat.

Tokopedia

"Ada dari Madiun [dan daerah lain], bagaimana ke bandara. Tahap awal mungkin tidak bisa langsung. Sebab dari Stasiun Balapan ke bandara kan tidak elektrifikasi. Tapi pola-pola itu akan kami kembangkan. Penggunaan antarmoda termasuk penggunaan kerta api untuk mendukung bandara akan terjadi," kata dia.

Dia juga berharap keberadan kereta bandara bisa mendorong meningkatnya jumlah penumpang di bandara. Setidaknya penambahan tersebut akan terjadi sekitar 30 persen per tahun. Jika sebelumnya jumlah penumpang yang dilayani di Bandara Internasional Adi Soemarmo saat ini belum sampai 3 juta orang, ke depan bisa naik hingga 3 juta penumpang.

Terkait pembangunan rute KA bandara, saat ini masih ada beberapa koordinasi yang dilakukan. Terutama dalam rangka menyelesaikan persoalan lahan.

"Untuk tender sudah jalan semua. Paling lambat Februari 2019 sudah selesai," kata dia.

Hari itu Budi datang ke Stasiun Solo Balapan untuk naik kereta api Prameks menuju Yogyakarta. "Sekaligus untuk tahu Prameks masih bagus atau tidak. Selain itu saya mau jagong [kondangan] di Yogyakarta," kata dia.

Budi tiba di Stasiun Solo Balapan sekitar pukul 10.40 WIB. Dia langsung menuju kereta bersama penumpang lainnya. Turut mendampingi Budi ada Kepala Daerah Operasional (Daop) VI, Eko Purwanto, dan jajarannya.

Di sisi lain Eko mengatakan guna mendukung kenyamanan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VI tengah melakukan beberapa penanganan baik terkait operasi, sarana, pelayanan dan sebagainya. Terutama untuk menghadapi angkutan lebaran tahun ini. "Sudah 90 persen selesai. Mei ini diharapkan semua selesai," kata dia.