Mahasiswa ISI Solo Hias Kampung Joho Manahan

Warga mengamati lukisan pada papan nomor rumah hasil karya mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Solo di Joho, Manahan, Banjarsari, Solo, Minggu (6/5 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
08 Mei 2018 00:00 WIB Septhia Ryantie Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Suasana Gang Prenjak, RT 007/RW 010, Jl. Samratulangi, Kampung Joho, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Minggu (6/5/2018) siang, ramai dengan berkumpulnya warga setempat di tempat itu. Di antara warga yang terdiri atas anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, ada puluhan mahasiswa dari Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang ikut berbaur bersama mereka.

Bersama warga, para mahasiswa itu tampak asyik melukis pada media berupa telenan dengan ukuran 10 cm x 20 cm. Seperti yang dilakukan Damai Palintah, 19. Sembari duduk bersila dan membuat lukisan di telenan, mahasiswi Semester II Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) ISI Solo itu juga asyik berinteraksi dengan beberapa anak warga setempat yang duduk mengelilinginya.

Sementara mahasiswi lainnya, Diah Mardiah Khasanah, 19, sedang membuat sketsa lukisan pada telenan yang dibawanya. Di sisinya, tampak seorang anak, Darian Juan, 10, yang begitu saksama mengamati sketsa lukisan tersebut.

Tokopedia

"Sketsa lukisan ini saya buatkan agar nanti bisa diwarnai Darian," ungkap Diah ketika ditemui Solopos.com di sela-sela aktivitas warga di Gang Prenjak tersebut.

Minggu siang itu, para mahasiswa Prodi DKV ISI Solo sedang mengadakan kegiatan bertajuk Melukis 100 Papan Nomor Rumah. "Papan nomor rumah yang kami gunakan adalah telenan. Dipilih telenan sebagai media karena benda tersebut mudah ditemukan, banyak digunakan yakni sebagai perlengkapan dapur," terang Rendi Andrianto selaku koordinator kegiatan siang itu.

Papan nomor rumah tersebut akan menjadi identitas visual Joho sebagai Kampung Hepi. "Tema yang kami usung adalah Go Green dengan tujuan ikut mengampanyekan kepada masyarakat tentang kepedulian terhadap lingkungan," imbuh Rendi.

Dosen Pembimbing Himpunan Mahasiswa (Hima) DKV, Basnendar H. Sadoso, menambahkan kegiatan itu sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya kepada warga Joho. "Hasil kegiatan ini, yang berupa papan nomor rumah warga, akan dipajang di setiap depan rumah untuk mendukung Kampung Joho sebagai destinasi wisata tematik baru di kota Solo," tambahnya.

Beragam gaya lukisan atau ilustrasi dalam kegiatan tersebut juga akan ikut dipamerkan di event DKV ACT#4 yang bertema Sekitar, 12-13 Mei ini.

"Kegiatan semacam ini diharapkan menjadikan mahasiswa sebagai agen pemecahan solusi yang ada dan dihadapi serta membantu branding masyarakat Kampung Joho sebagai Kampung Hepi. Selain itu kegiatan ini juga sebagai preevent publikasi kegiatan tahunan mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta yaitu DKV ACT#4," tandasnya.

Ketua RT 007/RW 010, Dian Sakti Kusumo, mengapresiasi diadakannya kegiatan itu karena dapat memberikan edukasi kepada masyarakat setempat.

"Dengan kegiatan ini mahasiswa selain bisa mempraktikkan ilmu mereka, juga akan turut meningkatkan kemandirian masyarakat, sekaligus mendekatkan antara akademisi dengan masyarakat secara langsung," kata Dian.

Menurut Dian, kegiatan itu juga bermanfaat untuk nomorisasi rumah dan mendukung Johor Kampung Hepi sebagai kampung wisata alternatif di Solo.