Belum Difungsikan, Plafon Basement Menara Masjid Agung Klaten Jebol

Masjid Agung Al Aqsha Klaten (Solopos/Dok)
09 Mei 2018 12:30 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Sejumlah bagian bangunan menara Masjid Agung Al Aqsha Klaten rusak meski belum difungsikan lantaran proyek belum rampung. Perbaikan bagian bangunan rusak tersebut bakal masuk pada kelanjutan proyek pembangunan menara dengan gelontoran dana sekitar Rp5 miliar.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, kerusakan itu terjadi pada atap bangunan di basement atau lantai bawah tanah. Plafon mulai keropos dengan beberapa bagian jebol. Pada lobi menara, sejumlah bagian plafon juga mulai keropos.

Tokopedia

Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperwaskim) Klaten, Juwito, mengatakan jebolnya plafon di basement lantaran ada air yang merembes ketika hujan. Kondisi itu terjadi lantaran lantai pada lobi belum dilengkapi pelapis kedap air. “Ketika ada air itu masuk dan merembes sehingga membasahi plafon,” kata Juwito saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/5/2018).

Selain perbaikan lantai serta plafon, Juwito mengatakan posisi dasar lift bakal ditinggikan. Peninggian sekitar tiga meter dari titik semula itu dilakukan untuk menghindari lift kebanjiran ketika ada luapan air drainase.

Perbaikan bagian bangunan yang rusak serta peninggian lift menjadi bagian dari kelanjutan proyek pembangunan menara yang didanai Rp5 miliar dari APBD 2018. Dana itu juga untuk menambah ornamen menara agar segera bisa difungsikan. Ditargetkan, menara Masjid Agung Al Aqsha Klaten bisa difungsikan pada 2019.

“Mudah-mudahan lah pada pertengahan Mei ini dokumen sudah siap dan memasuki lelang. Kami inginnya segera masuk lelang agar tahun depan bisa difungsikan,” urai dia.

Juwito menuturkan menara Masjid Agung Al Aqsha bakal menjadi salah satu wahana wisata baru di Klaten. Masjid itu dilengkapi lift untuk para pengunjung menuju ke gardu pandang di ketinggian 35 meter. “Di basement itu akan dilengkapi foto-foto sejarah seperti museum,” ungkapnya.

Selain mendapat kucuran dana Rp5 miliar untuk kelanjutan proyek menara, kawasan Masjid Agung Al Aqsha Klaten mendapat kucuran dana Rp2 miliar. Dana itu untuk penataan kawasan di luar bangunan utama masjid dan menara. “Dana untuk pembenahan taman, perbaikan tempat wudu, serta penataan drainase,” urai dia.

Kabag Pembangunan Setda Klaten, Pramana Agus Wijanarka, mengatakan proyek menara masjid menjadi salah satu proyek dengan nilai anggaran besar. Semestinya, proyek tersebut sudah memasuki tahap lelang pada triwulan I atau hingga Maret. “Kalau seharusnya proyek yang dikerjakan dengan jangka waktu lama, triwulan I sudah lelang. Namun, kalau pun tidak bisa, Mei itu kami targetkan sudah memasuki lelang,” jelas dia.

Pramana menjelaskan dana proyek yang disiapkan untuk menyelesaikan tahap finishing pembangunan menara yang sempat tertunda hingga dua tahun. “Tidak ada perubahan desain. Dana untuk melanjutkan saja proses finishing bangunan menara,” kata dia.