5 Telaga Pracimantoro Wonogiri Mengering

ilustrasi kekeringan. (Solopos/Dok)
11 Mei 2018 06:30 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Lima telaga di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, mengering menyusul masuknya musim kemarau. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memetakan musim kemarau di Wonogiri telah berlangsung akhir April 2018 lalu.

Camat Pracimantoro, Warsito, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (10/5/2018), mengatakan beberapa telaga di wilayahnya sudah berkurang debit airnya bahkan mengering. "Dari 13 telaga di Kecamatan Pracimantoro ada lima telaga yang sudah mengering yakni Telaga Braholo di Desa Petir, Telaga Song Ireng di Desa Watangrejo, Telaga Suruhan dan Duyo di Desa Gambirmanis, serta Telaga Ngaluran dan Timbang di Desa Pracimantoro,” ujar Warsito.

Tokopedia

Warsito menambahkan telaga-telaga tersebut mulai mengering bulan lalu. Untungnya, warga Desa Gambirmanis dan Watangrejo yang sebelumnya memanfaatkan air dari telaga itu kini sudah bisa dilayani aliran air bersih dari Sumber Seropan oleh PDAM.

Warga di dua desa tersebut telah mendaftar untuk mendapat sambungan rumah jaringan pipa PDAM. Jaringan air dari PDAM itu bisa menyuplai kebutuhan 200 keluarga di Desa Watangrejo dan 250 keluarga di Desa Gambirmanis.

Menurut Warsito, sebelum Ramadan warga sudah dapat menggunakan air bersih dari PDAM tersebut namun masih bergilir, belum bisa full 24 jam. Selain itu dua desa yang mendapat saluran pipa PDAM, beberapa desa lain juga akan menikmati program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) salah satunya Desa Wonodadi.