Konser Europe, Arus Lalu Lintas Solo-Semarang Dialihkan

Grup rock legendaris asal Swedia, Europe, dan God Bless menggelar jumpa pers di Gedung Putih Kantor Bupati Boyolali, Jumat (11/5 - 2018) malam. (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
12 Mei 2018 11:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebanyak 450 aparat kepolisian akan dikerahkan mengamankan jalannya konser  grup band legendaris asal Swedia, Europe, dalam tur dunia Walk The Earth di Stadion Pandanarang Boyolali, Sabtu (12/5/2018) malam ini. Sementara itu, arus lalu lintas dari Solo menuju Semarang dan sebaliknya akan dialihkan.

Kendaraan dari arah timur di jalur Solo menuju Semarang yang biasanya via di Jl. Perintis Kemerdekaan akan dialihkan ke tengah kota via jalan Boyolali-Semarang. Sedangkan kendaraan dari arah barat atau Semarang menuju Solo akan dialihkan mulai kawasan Terminal Boyolali via jalur lingkar utara atau Jl. Prof. Soeharso.

Kasatlantas AKP Marlin S. Payu mengatakan di sisi selatan, arus lalu lintas dari arah barat ke timur di Jl. Perintis Kemerdekaan akan dialihkan menuju arah Klaten dari perempatan Markas Kipan B Yonif 408/Sbh. Sedangkan kendaraan dari arah timur ke barat (Klaten dan Mojosongo) via Jl. Perintis Kemerdekaan hingga depan Kantor Satpol PP diarahkan ke kanan (utara) hingga patung Soekarno, kemudian belok kiri menyusuri jalan Boyolali-Semarang masuk kota menuju ke Semarang.

“Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas dilaksanakan pada hari-H atau Sabtu 12 Mei 2018 mulai pukul 11.00 WIB hingga konser selesai dan situasi sudah memungkinkan,” ujarnya, belum lama ini.

Konser akbar dengan band pembuka God Bless ini dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB. Sebanyak 450 personel keamanan dikerahkan untuk menjaga kondusivitas keamanan. Mereka terdiri atas 230 personel Brimob dan 220 personel Polres Boyolali.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan personel Brimob akan ditempatkan di dalam lingkungan stadion, sedangkan personel Polres ditempatkan untuk pengamanan di luar stadion, termasuk pengamanan arus lalu lintas. “Pengamaman di dalam stadion nanti semuanya dari Brimob, sedangkan personel lainnya melaksanakan pengamanan di luar stadion dan di jalan-jalan,” ujarnya saat ditemui wartawan di Mapolres, Rabu (9/5/2018).

Kapolres menambahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama konser, petugas akan menyaring penonton atas kepemilikan senjata tajam dan minuman keras. Penonton yang akan masuk stadion juga dilarang menggunakan sabuk/ikat pinggang berkepala besar.

Selain itu, dalam konser ini penonton dilarang membawa tongkat eksis (tongsis). “Yang kedapatan mengonsumsi miras atau narkoba kami larang masuk. Sedangkan yang membawa sabuk berkepala besar dan tongsis akan kami minta untuk menitipkan kepada panitia,” imbuh Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Zulfikar Iskandar.