Sudah Keluar RS, Begini Kondisi Bonek Korban Penganiayaan di Solo

Sesepuh bonek, Cak Rijal (paling kanan), bertemu Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo (paling kiri) di RSUD dr. Moewardi Solo, Sabtu (14/4 - 2018). (Istimewa / Rio)
15 Mei 2018 22:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Suporter Persebaya Surabaya alias bonek korban penganiayaan  warga Solo pada 14 April lalu, Rizky Sadam, 17, sudah keluar dari RSUD dr. Moewardi Solo sejak 3 Mei 2018. Dia kini sudah pulang ke Surabaya dan menjalani menjalani rawat jalan.

“Saya sudah mengecek di bagian ruang HCU [high care unit] bedah RSUD dr. Moewardi tempat Sadam dirawat. Sadam sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya sudah mulai membaik,” ujar pejabat Humas RSUD dr. Moewardi Solo, Eko Haryati, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (15/5/2018).

Eko menjelaskan status Sadam saat meninggalkan RSUD dr. Moewardi adalah rawat jalan. Kondisi Sadam saat pengecekan terakhir masih mengalami sakit pada bagian kepala akibat benturan benda keras. Selain itu kakinya juga belum bisa digunakan untuk berjalan karena masih sakit pada sekujur tubuhnya.

“Sadam selama 20 hari dirawat di RSUD dr. Moewardi. Selama dirawat di rumah sakit, Sadam berstatus pasien BPJS [Badan Penyelenggara Jaminan Sosial],” kata dia.

Ia menjelaskan Sadam pulang ke Surabaya dijemput keluarganya menggunakan mobil ambulans dari rumah sakit. RSUD dr. Moewardi membolehkan Sadam menjalani rawat jalan karena kondisinya mulai membaik dan bisa dibawa pulang menggunakan mobil.

Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengungkapkan sampai saat ini berkas perkara ketiga tersangka penganiayaan dua bonek yakni AKS, 23; STAP, 16; dan DZAP, 16, masih dalam proses melengkapi beras. Polresta Surakarta menargetkan bulan ini berkas ketiga tersangka ini selesai dilimpahkan ke Kejari Solo.

“Kami mendapatkan informasi berkas perkara tersangka penganiayaan suporter bonek, MAP, 17, warga Colomadu, Karanganyar, sudah P21 dan sudah disidang di PN [Pengadilan Negeri] Solo,” kata dia.

Ia menambahkan sampai sekarang jumlah pelaku penganiayaan  bonek yang menyerahkan diri belum bertambah. Polresta Surakarta masih memburu puluhan tersangka yang buron.

 

Tokopedia