Sehari, Oven Tembakau dan Dapur Rumah di Klaten Hangus Terbakar

Petugas pemadam kebakaran menjinakkan api yang membakar oven tembakau di Dukuh Groyokan, Desa Krajan, Kalikotes, Klaten, Selasa (15/5 - 2018). (Istimewa/Dokumentasi Damkar Klaten)
15 Mei 2018 19:03 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Oven tembakau di Dukuh Groyokan RT 003/RW 009, Desa Krajan, Kalikotes, Klaten, terbakar, Selasa (15/5/2018), diduga akibat keteledoran saat membakar sampah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran Klaten itu.

Petugas Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten, Sri Barata Eka Wardana, mengatakan kebakaran Klaten terjadi Selasa sekitar pukul 10.05 WIB di oven tembakau milik Andri Nugroho, 36, di Kalikotes.

Tokopedia

Saar tiba di lokasi, ungkap dia, petugas mendapati api yang membakar oven tembakau sudah padam.

"Warga sudah memadamkan api. Kami hanya melakukan pendinginan hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Penyebabnya adalah pembakaran sampah di sekitar oven tembakau," kata dia, saat dihubungi solopos.com, Selasa.

Api membakar area seluas sekitar enam meter x enam meter dari total luas bangunan 20 meter kali 40 meter. Untuk mendinginkan api, Damkar menerjunkan dua unit truk.

Barata menjelaskan kebakaran juga terjadi di dapur milik Suparman, 52, warga Dukuh Kemadohan, RT 003/RW 001, Desa Ngalas, Klaten Selatan, Selasa sore.

Kebakaran diduga berasal dari api tungku masak yang berada di dapur.

"Jadi mungkin saat memasak api dari tungku merembet ke bahan mudah terbakar misalnya kayu bakar lalu ke bangunan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran ini," imbuh dia.