CFD Solo Libur 3 Minggu, Catat Tanggalnya!

Suasana bundaran Gladak Solo saat CFD. (Solopos/Dok)
17 Mei 2018 20:15 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perhubungan (Dishub) Solo bakal meliburkan kegiatan car free day  (CFD) selama tiga pekan pada Minggu tanggal 10 Juni, 17 Juni, dan 24 Juni 2018. Peliburan CFD untuk mendukung kelancaran atus mudik dan balik Lebaran 2018.

Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, menyampaikan para pemudik yang notabene rata-rata jarang melewati jalanan Kota Bengawan bakal kesulitan mencari jalur alternatif apabila Jl. Slamet Riyadi maupun Jl. Ir. Juanda ditutup untuk penyelenggaraan kegiatan hari bebas kendaraan bermotor.

Tokopedia

Dishub menganggap lebih baik kegiatan CFD  diliburkan sementara waktu untuk mendukung kelancaran lalu lintas pada arus mudik dan balik Lebaran. "Kalau CFD tetap diadakan, pemudik pasti harus berputar-putar melintasi Solo. Karena tak begitu tahu jalan, mereka rawan terkena dan menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di jalanan tengah Kota Solo," kata Ari saat diwawancara Solopos.com, Kamis (17/5/2018).

Ari tak menampik keterbatasan personel Dishub juga menjadi alasan mengapa Dishub memutuskan meliburkan CFD selama tiga Minggu. Para petugas Dishub bakal diprioritaskan untuk menjaga post rest area selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

Bukan hanya itu, petugas Dishub harus melakukan tugas lain sesuai tupoksi masing-masing, seperti patroli kota, pelaksanaan ramp check di Terminal Tipe A Tirtonadi, pantauan parkir di lapangan, hingga pantauan lalu lintas lewat CC room.

"Alasan utama peliburan CFD tentu untuk kelancaran arus lalu lintas. Kedua, petugas kami memang harus dikerahkan ke pos tugas lain guna melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran. Jadi peliburan CFD bukan karena petugas Dishub pada libur. Malah sebaliknya, kami tidak ada libur nanti," papar Ari.

Ari mengaku pernah mendapat usulan dari masyarakat agar kegiatan CFD  tetap dilaksanakan meski telah mendekati dan baru saja Lebaran. Hal itu dianggap perlu untuk memfasilitasi para pemudik yang kangen ingin bepergian ke CFD.

Para pemudik tersebut diproyeksi tak bisa berlama-lama berada di kampung halaman sehingga berpotensi tak bisa merasakan kegiatan CFD jika baru kembali dilaksanakan jauh-jauh hari setelah Lebaran. Namun, Ari menegaskan Dishub tak bisa melakukan hal itu demi mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

"Kami sudah fixed. Tahun ini kami akan meliburkan kembali kegiatan CFD dalam rangka mendukung arus mudik dan balik Lebaran. Sebentar lagi kebijakan itu kami sosialisasikan kepada pihak-pihak terkait yang rutin menggelar kegiatan di CFD, mulai dari komunitas-komuntas, para PKL, hingga masyarakat umum," papar Ari.

Sekretaris Paguyuban PKL CFD Jl. Slamet Riyadi Gawe Rejo, Eko Adi Nugroho, belum menerima pemberitahuan terkait peliburan CFD Jl. Slamet Riyadi. Dia berharap kegiatan CFD bisa secepatnya kembali diadakan setelah Lebaran.

PKL ingin menangkap potensi ramainya pemudik yang tengah berada di Solo. Eko yakin ada banyak pemudik yang ingin menghabiskan waktunya di kampung halaman salah satunya dengan berkunjung ke area CFD Jl. Slamet Riyadi.