Tinggalkan Rumah, Warga Ponorogo Gantung Diri di Wonogiri

Polisi mengevakuasi korban gantung diri di Dusun Wotglinggang, Desa Joho, Kecamatan Purwantoro pada Rabu (16/5 - 2018) malam. (Istimewa/Polres Wonogiri)
17 Mei 2018 13:30 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI - Arif Dwi Budiarso, 37, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tebing Sungai Dungmiri, Dusun Wotglinggang, Desa Joho, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Pria yang bekerja sebagai penjaga sekolah dasar (SD) tersebut ditemukan meninggal dunia pada Rabu, (16/5/2018) sore. Korban yang merupakan warga Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo gantung diri menggunakan sarung.

Menurut Kasubbag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto mewakili Kapolres Wonogiri, Robertho Pardede kepada Solopos.com, Kamis (17/5/2018) mengatakan sekitar pukul 16.30 WIB salah seorang saksi bernama Jainem, 51, sedang mencari rumput melihat sosok seorang laki-laki menggantung di tebing sungai. Jainem lantas memutuskan memanggil Yanto, 39, yang berada di seberang sungai untuk melihat secara dekat. Jainem kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan melapor ke Polsek Purwantoro.

“Anggota Polsek Purwantoro dan tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau tindak pidana dan selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit di Purwantoro. Korban tidak membawa identitas. Identitas diketahui berdasarkan antem mortem berupa wajah, sarung, kaca mata, dan kaus,” ujar AKP Hariyanto.

Berkat kerja sama dengan masyarakat akhirnya keluarga korban bisa ditemukan. Keluarga langsung membawa korban kembali ke Kabupaten Ponorogo. Menurut keluarga, korban sudah meninggalkan rumah sejak beberapa hari sebelumnya.

Tokopedia