17 Ton Beras Medium Dijual Murah di Karanganyar

Warga mendatangi pasar murah sembako di Balai Desa Nangsri, Kebakkramat, Karanganyar, Rabu (23/5 - 2018). (Solopos/Sri Sumi Handayani)
23 Mei 2018 16:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemkab Karanganyar menyiapkan 17 ton beras, 13 ton gula pasir, dan ratusan dus minyak goreng untuk dijual di pasar murah selama Ramadan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar  melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar menyelenggarakan pasar murah di 17 desa/kelurahan mulai Rabu (23/5/2018) hingga Rabu (6/6/2018). Dua tim mendatangi satu hingga dua lokasi berbeda setiap hari.

Pemkab menutup pasar murah dengan menyelenggarakan pasar murah tingkat kabupaten di Gedung Wanita Karanganyar, Jumat (8/6/2018) mendatang. Hari pertama pasar murah dilaksanakan di Desa Genengan, Jumantono dan Desa Nangsri, Kebakkramat, Rabu.

Pemkab menyiapkan 800 kilogram gula pasir, 1 ton beras, 15 bal teh, 20 dus sirup, mi instan dan minyak goreng masing-masing 30 dus per kecamatan atau setiap lokasi pasar murah. Totalnya, Pemkab menyiapkan 13,6 ton gula pasir, 17 ton beras, 255 bal teh, 340 dus sirup, dan 510 dus mi instan dan minyak goreng.

Pasar murah dimulai pukul 07.00 WIB-11.00 WIB di balai desa sesuai jadwal yang ditentukan. Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Perekonomian Rakyat Bagian Perekonomian Setda Karanganyar, Deasy Pramudiasty, menyampaikan lokasi pasar murah bergiliran sesuai usulan setiap kecamatan.

Pemkab Karanganyar memberikan subsidi harga. Teh Rp25.000 menjadi Rp20.000 per bal, gula pasir Rp11.500 menjadi Rp10.000 per kilogram. Mi instan dikemas dalam plastik berisi 10 bungkus Rp18.000 dari seharusnya Rp20.000 per plastik.

Beras kualitas medium Rp10.500 menjadi Rp8.000 per kilogram, minyak goreng dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 per kemasan, dan sirup Rp10.000 menjadi Rp8.000 per botol.

Pantauan Solopos.com di Balai Desa Nangsri, Kebakkramat, Karanganyar, sejumlah warga memborong minyak goreng, gula pasir, dan beras. "Beras dan minyak goreng ludes di Nangsri. Lokasi pasar murah juga menentukan minat masyarakat. Beras tidak terlalu laku di Jumantono mungkin karena sudah panen. Kalau harga itu menyesuaikan harga umum," kata Deasy saat ditemui Solopos.com di lokasi pasar murah, Rabu.

Salah satu pembeli dari Dusun Nangsri Lor, Supartini, memborong minyak goreng, sirup, mi instan, dan gula pasir. Dia mengaku datang tiga kali untuk membantu membelikan kerabatnya yang tidak dapat datang langsung ke balai desa.

"Senang hla harganya lebih miring daripada di toko. Kacek kathah [selisih banyak]. Ini bermanfaat untuk kami apalagi selama Ramadan," tutur dia.

Berikut jadwal pasar murah di Karanganyar

JadwalLokasi  Tim I Lokasi Tim II

Rabu (23/5/2018)

Desa Genengan (Jumantono)  Desa Nangsri (Kebakkramat)
Kamis (24/5/2018)Desa Tohudan (Colomadu)Desa Paseban (Jumapolo)
Jumat (25/5/2018)Desa Jatisuko (Jatipuro) Desa Jeruksawit (Gondangrejo)
Senin (28/5/2018)Desa Beruk (Jatiyoso)Desa Ganten (Kerjo)
Rabu (30/5/2018)Desa Wonolopo (Tasikmadu) -
Kamis (31/5/2018)Desa Balong (Jenawi)Desa Plosorejo (Matesih)
Senin (4/6/2018)Desa Buntar (Mojogedang) Desa Nglegok (Ngargoyoso)
Selasa (5/6/2018)Desa Gerdu (Karangpandan) Desa Nglebak (Tawangmangu)

Rabu (6/6/2018)

 

Jumat (8/6/2018) 

Desa Suruhkalang (Jaten) 

 

Gedung Wanita Karanganyar

Kelurahan Jantiharjo (Karanganyar)

 

-

Sumber: Bagian Perekonomian Setda Karanganyar. shy