Awas! Selama Ramadan Marak Pencurian di Solo

Kapolsek Laweyan Kompol Santoso memintai keterangan pelaku pencurian sepeda motor, Rabu (23/5 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
27 Mei 2018 23:10 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO--Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Solo menerima tujuh laporan kasus pencurian selama Ramadan 2018. Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) mendominasi laporan di Satreskrim yakni sebanyak empat kasus.

“Kami sepekan Ramadan ini telah menerima tujuh laporan kasus pencurian. Jumlah kasus pencurian tersebut menyebar di lima kecamatan di Kota Bengawan,” ujar Plh Kasatreskrim Polresta Solo AKP Sutoyo kepada Solopos.com di ruang kerjanya, Kamis (24/5/2018).

Sutoyo mengungkapkan jumlah laporan kasus kriminalitas selama pekan pertama Ramadan tahun ini turun dibandingkan tahun lalu. Jumlah laporan kriminalitas tahun lalu sebanyak sembilan kasus.

“Sebanyak tujuh kasus pencurian pada pekan Ramadan tahun ini perinciannya empat kasus curanmor dan tiga kasus curat [pencurian dengan pemberatan]. Kami berhasil mengungkap tiga kasus curanmor yang masuk ke Polresta Solo,” kata dia.

Ia mengungkapkan tiga kasus curanmor yang berhasil diungkap tersebut ditangani Polsek Jebres, Polsek Laweyan, dan Satreskrim Polresta Solo. Jumlah tersangka yang ditangkap sebanyak tujuh orang. Ketujuh pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

“Korban pencurian yang melapor mulai dari mahasiswa dan karyawan swasta. Lokasi sasaran curanmor indekos, kampus UNS [Universitas Sebelas Maret], dan Edupark UMS [Universitas Muhammadiyah Surakarta]. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap empat kasus pencurian yang masuk ke polisi,” kata dia.

Ia mengungkapkan tiga kasus curat yang masuk ke Polresta Solo terjadi di rumah kosong dan pencurian barang di dalam mobil. Jam rawan pencurian awal Ramadan tahun ini terjadi pada pukul 17.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.

“Kasus kriminalitas tahun ini tidak ada kasus jambret. Tahun lalu ada tiga kasus jambret. Kami mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban pencurian,” kata dia.

Kapolresta Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, mengungkapkan Polresta Solo selama Ramadan ini menggelar patroli zona di seluruh wilayah Solo. Patroli dilakukan guna mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian selama bulan Ramadan.

“Patroli zona ini akan dilakukan ketika warga meninggalkan rumah saat salat tarawih. Sejauh ini patroli zona efektif menekan angka kasus kriminalitas diawal Ramadan. Kami juga melakukan patroli tertutup di pusat perbelanjaan dan mall,” kata dia.