Polres Sukoharjo Minta Warga Waspadai Upal

Ilustrasi uang palsu. (Solopos/Nicolous Irawan)
04 Juni 2018 03:20 WIB Trianto Heri Suryono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO-Masyarakat Kabupaten Sukoharjo diminta mewaspadai dugaan peredaran uang palsu (upal) yang memanfaatkan momentum Ramadan dan Lebaran. Anggota Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo juga meningkatkan patroli keamanan permukiman untuk meminimalisasi tindak kriminalitas. Patroli dilakukan acak agar tidak mudah terpantau pelaku tindak kejahatan.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi kepada wartawan, Kamis (31/5/2018). Kapolres Sukoharjo menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola perbankan dalam menekan peredaran upal. Diakui oleh Kapolres Sukoharjo, peredaran uang selama Ramadan dan Lebaran meningkat sehingga bisa dimanfaatkan oleh pelaku tindak kejahatan mengedarkan upal.

“Edukasi tepat adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang ciri-ciri uang asli. Masyarakat juga diminta melapor ke polisi apabila menemukan upal karena polisi dan perbankan sudah sepakat meminimalisasi ruang gerak pelaku pengedar upal,” katanya.

Perwira melati dua ini menyatakan pihaknya telah meminta perbankan memasang peraga sosialisasi cara mengenali uang asli di titik-titik strategis. Kapolres Sukoharjo meminta masyarakat menukar uang di perbankan atau tempat resmi penukaran uang.

“Menjelang Lebaran, banyak masyarakat ingin menukar uang baru, silakan saja ditukar di kantor bank jangan asal menukar di tempat penukaran uang. Kami sudah minta seluruh jajaran tingkat polsek untuk mendeteksi peredaran upal di pusat perbelanjaan atau pasar tradisional,” kata dia.

Lebih lanjut, Kapolres Sukoharjo mengatakan anggota babinkamtibmas (bintara pembina keamanan, ketertiban masyarakat) juga dibekali pengenalan uang asli. Menurutnya, pembekalan bertujuan sebagai materi sosialisasi kepada masyarakat di wilayah tugasnya. Pada bagian lain, Kapolres Sukoharjo mengklaim tindak kriminalitas beberapa bulan terakhir menurun.

“Patroli ditingkatkan dengan sasaran permukiman. Patroli dilakukan sore, malam maupun pagi sesuai kondisi sasaran. Polisi berkomitmen tetap menjaga keamanan,” tandasnya.