Sambut Piala Dunia 2018, Warga Sragen Hias Kampung

Tim sepak bola lapangan mini SSB Gondang meladeni tim Bareng Serempak (BSE) yang dimotori Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto, saat peluncuran Gondang Baru, Gondang, sebagai kampung piala dunia, Minggu (27/5 - 2018). (Solopos/Kurniawan)
05 Juni 2018 03:00 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN--Gelaran akbar olah raga sepak bola sejagat bertajuk World Cup (Piala Dunia) 2018 yang akan berlangsung di Rusia bulan Juni ini disambut meriah warga Dukuh Gondang Baru, Desa/Kecamatan Gondang, Sragen. Berbulan-bulan terakhir warga menghias kampung mereka dengan pernak-pernik dan ornamen berbau sepak bola. Puncaknya pada Minggu (27/5/2018) mereka meluncurkan Gondang Baru sebagai kampung piala dunia.

Peluncuran kampung piala dunia disemarakkan berbagai kegiatan masyarakat seperti festival sepeda hias, lomba menendang bola, dan pertandingan sepak bola mini. Puasa Ramadan tak menyurutkan semangat mereka.

Tokopedia

Pantauan Solopos.com hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto; Camat Gondang, Catur Sarjanto, dan jajaran muspika setempat. Ikut hadir atlet mix martial art (MMA) asal Sragen, Heri Suwita.

Bambang dan Heri sempat bermain sepak bola mini melawan tim sekolah sepak bola (SSB) Merah Putih Gondang. Pertandingan yang berlangsung 2x15 menit itu dimenangkan dengan skor tipis untuk tim Bambang.

Camat Gondang, Catur Sarjanto, saat diwawancara wartawan mengapresiasi apa yang dilakukan warga Gondang Baru. Menurut dia kegiatan tersebut sangat kreatif, dan menarik perhatian semua elemen masyarakat.

"Apa yang dilakukan warga Gondang Baru sangat positif. Ini bisa menjadi magnet bagi masyarakat untuk berkumpul, dan guyub rukun. Mari kita jaga situasi dan kondisi agar tetap kondusif, aman, dan nyaman," ujar dia.

Sementara Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto, yang juga warga Gondang Baru menyatakan persiapan peluncuran Kampung Piala Dunia semuanya dilakukan oleh warga Gondang Baru. Semua elemen terlibat. Pemuda karang taruna menghias lingkungan agar berbau piala dunia, sedangkan orang tua berpartisipasi dengan pentas seni.

"Semua bagian pembuatan kampung piala dunia ini olh warga Gondang Baru," tutur dia.

Bambang berharap diluncurkannya Gondang Baru sebagai kampung piala dunia bisa mengangkat nama Gondang dan Sragen di kancah nasional. Utamanya terkait semangat dan kreativitas warganya.