Tahun Ini, Bakdan ing Balekambang Solo Gratis!

Taman Balekambang Solo. (Solopos/Dok)
07 Juni 2018 15:40 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Wisata  Dinas Pariwisata (Disparta) Solo mulai tahun ini menggratiskan pengunjung masuk Taman Balekambang saat tengah digelar acara Bakdan ing Balekambang pada Lebaran nanti.

Hal tersebut berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya di mana UPT Kawasan Wisata Disparta Solo selalu menarik tarif masuk Taman Balekambang saat diadakan acara Bakdan ing Balekambang.

Kepala UPT Kawasan Wisata Disparta Solo, Sumeh, tak menampik alasan UPT Kawasan Wisata  mulai tahun ini menggratiskan pengunjung Bakdan ing Balekambang karena masukan dari kalangan legislator yang pernah disampaikan dalam rapat evaluasi PAD Komisi II DPRD Solo tahun lalu. Penarikan biaya masuk Taman Balekambang saat ada event tertentu dianggap tak punya dasar regulasi yang jelas.

“Tahun ini penyelenggaraan Bakdan ing Balekambang tidak kami lelangkan. Jadi pengunjung tak akan ditarik retribusi ketika memasuki Taman Balekambang pada 15-24 Juni mendatang. Pertimbangan kami melakukan hal itu secara garis besar ya karena kami menganggap sudah saatnya pengunjung Bakdan Ing Balekambang digratiskan seperti hari biasanya,” kata Sumeh saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Kamis (7/6/2018) pagi.

Karena tak dilelangkan, Sumeh menyebut penyelenggaraan acara Bakdan ing Balekambang pada tahun ini otomatis bakal ditangani UPT Kawasan Wisata. UPT Kawasan Wisata menggandeng sejumlah kelompok seni budaya yang kerap berkegiatan di Taman Balekambang guna menyemarakkan acara.

UPT Kawasan Wisata juga merangkul para pedagang dan penyedia wahana permainan di Taman Balekambang untuk menyukseskan Bakdan ing Balekambang ke-8 ini. Bahkan, menurut dia, para pedagang dan para penyedia wahana permainan dengan sukarela memberikan dukungan dana.

“APBD untuk acara ini sedikit, cuma cukup untuk membayar pentas empat hari. Itu pun hanya untuk membayar penampilnya. Sedangkan keperluan panggung, sound system , termasuk pentas atau penampil pada enam hari lainnya di-support para pelaku seni, pedagang, hingga penyedia wahana wisata yang selama ini beroperasi di Taman Balekambang. Kami sampaikan terima kasih kepada mereka,” jelas Sumeh.

Sumeh menjamin Bakdan ing Belakembang tahun ini bakal tetap semarak seperti tahun-tahun sebelumnya meski digarap sendiri oleh UPT Kawasan Wisata. Dia membeberkan serangkaian kegiatan yang bakal disajikan dalam Bakdan ing Balekambang 2018, yaitu pentas seni musik dan pertunjukan setiap harinya, pameran dolanan tempo doeloe, pameran lukisan, wahana permainan anak, aneka jajanan, dan lokakarya kerajinan dari bahan janur.

Puncak acara Bakdan ing Balekambang 2018 bakal diadakan pada 24 Juni dengan pembagian 1.000 Takir Jajanan Pasar. “Kami menargetkan jumlah pengunjung Bakdan ing Balekambang tahun ini bisa lebih banyak dari tahun lalu, minimal 30.000 orang. Berdasarkan keterangan panitia, tahun lalu jumlah pengunjung event ini hanya 21.500 orang. Kami optimistis jumlah pengunjung tahun ini lebih banyak, bahkan mungkin mencapai 50.000 orang. Hal itu tidak terlepas dari adanya kebijakan gratis masuk bagi pengunjung,” terang Sumeh.

Sementara untuk parkir kendaraan, Sumeh menyebut, pengunjung Bakdan ing Balekambang pada tahun ini tetap harus membayar retribusi kepada pengelola parkir.