Tersetrum, Warga Sukorejo Sragen Meninggal dalam Kondisi Hangus

Rumah berdinding batu bata itu menjadi lokasi kejadian tersetrumnya Aryo Wiyono hingga meninggal dunia di wilayah Dukuh Karangjati RT 004, Desa Sukorejo, Sambirejo, Sragen, Minggu (10/6 - 2018). (Istimewa)
10 Juni 2018 11:30 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Aryo Wiyono, 53, warga Dukuh Karangjati RT 004, Desa Sukorejo, Sambirejo, Sragen, ditemukan tak bernyawa dalam kondisi hangus dan salah satu tangannya memegangi tiang lampu listrik stainless di depan rumahnya, Minggu (10/6/2018) pagi. Kakek-kakek bercucu dua itu meninggal dunia karena diduga tersetrum.

Seorang warga setempat, Sugiyono, 38, saat dihubungi Solopos.com, Minggu pagi, menyampaikan jenazah Aryo ditemukan oleh kakaknya, Sukinah, 60, saat keluar rumah. Dia mengatakan Sukinah sempat berteriak saat melihat adiknya tertelungkup dalam kondisi gosong.

“Kejadiannya bermula saat Aryo hendak mencabut tiang listrik di depan teras rumah karena untuk pengecoran tiang penyangga teras. Kejadian itu diperkirakan Sabtu (9/6/2018) pukul 20.00 WIB. Tetapi keberadaan korban baru diketahui pada waktu Subuh, Minggu,” ujar Sugiyono yang sempat berbincang dengan anggota Badan Permusyawaratan Desa Sukorejo, Suyono, yang tinggal di wilayah setempat.

Sugiyono menerangkan kondisi korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Dia yang juga sebagai tukang listrik menganalisis kemungkinan kabel yang ada di tiang itu lecet sehingga aliran listrik keluar mengenai tiang lampu yang terbuat dari besi stainless. Saat tiang dipegang Aryo, kata dia, maka otomatis Aryo tersetrum.

“Aryo meninggalkan dua orang anak, dua cucu, dan seorang istri. Polisi sudah tiba di lokasi kejadian untuk olah kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap jenazah korban,” tuturnya.