Pintu Toko Belum Dibuka, Pengunjung Sudah Antre di SGM

Warga memilih produk pakaian dengan diskon besar di Solo Grand Mall (SGM), Solo, Minggu (10/6 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
12 Juni 2018 21:15 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Tenant-tenant di Solo Grand Mall (SGM) belum semuanya buka saat Solopos.com sampai di pusat perbelanjaan itu, Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 09.17 WIB. Tenant besar seperti Matahari Departement Store maupun Hypermart  pun masih tutup.

Namun beberapa pengunjung sudah berdiri menunggu di depan pintu tenant yang masih tertutup. Dari celah rolling door terlihat lampu di dalam Matahari Departement Store sudah menyala.

Karyawan terlihat sedang menata barang. Sedangkan di luar tenant, beberapa warga termasuk Ririn, 43, berdiri menunggu dibukanya rolling door tersebut. Dia adalah warga Baron, Laweyan, Solo.

Beberapa hari sebelumnya dia sudah mendatangi pusat penjualan fashion tersebut. "Tapi kalau siang penuh sekali. Saya ini memilih datang pagi karena kalau masih pagi masih longgar," tuturnya saat ditemui Solopos.com di SGM, Selasa.

Hari itu dia datang bersama salah satu anaknya. Tujuannya membeli sandal untuk berlebaran. Dia memilih mendatangi toko modern tersebut karena sedang banyak promo. "Biasanya sering ada diskon," kata dia.

Ririn dan anaknya tidak sendirian. Banyak calon konsumen yang juga sudah menunggu dibukanya tenant itu. Mereka mengaku sudah sejak pukul 09.00 WIB tiba di mal untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.

Setelah tenant atau toko dibuka, para pengunjung tersebut langsung berhamburan masuk mencari barang yang diinginkan, termasuk Ririn yang langsung menuju toko di lantai bawah sisi kanan, tempat di mana produk sandal dan sepatu dipajang.

Pengunjung lainnya, Fajar, 21, datang bersama tiga temannya. Awalnya dia sudah menunggu cukup lama di lantai basement di depan Hypermart. "Saya kira sudah buka, ternyata belum," tuturnya.

Hari itu Fajar ingin pulang ke rumahnya di Bekasi. Namun sebelum pulang, pria yang kesehariannya bekerja di perusahaan percetakan di Solo itu ingin memenuhi kebutuhan Lebarannya di Solo.

"Kemarin sudah belanja. Tapi masih ada yang kurang. Rencana mau cari dulu sebelum nanti pulang," kata dia.

Setiap kali menjelang Lebaran, lonjakan jumlah pengunjung selalu terjadi di toko tersebut. Store Manager Matahari Departement Store SGM, Wiyono Heri Kusnanto, jumlah pengunjung sudah meningkat sekitar 150% saat menjelang Lebaran. Namun puncak kunjungan sudah terjadi pada Sabtu (9/6/2018) dan Minggu (10/6/2018).

"Kami sudah antisipasi [lonjakan pengunjung], salah satunya dengan menambah kasir. Kami upayakan antrean di kasir tidak lebih dari empat antrean. Agar pembeli juga nyaman," kata dia saat ditemui Solopos.com, Selasa.

Secara umum, peningkatan kunjungan ke mal sudah naik sejak Kamis (7/6/2018). Pejabat Public Relation SGM, Ni Wayan Ratrina, mengatakan mal akan ramai mulai pukul 11.00 WIB.

"Pantauan kemarin [Senin, 11/6/2018] area parkir sudah full hingga lantai 4A. Semakin sore, jumlah pengunjung semakin ramai," kata dia, Selasa.

Kebanyakan para pengunjung yang datang menyerbu tenant fashion dan ritel untuk persiapan Lebaran. Namun dia mengatakan untuk area food court juga ramai.

Sebelummya Pejabat Public Relation The Park Mall Solo Baru, Christina Tri Mawarti, mengatakan tren kunjungan ke mal terus meningkat saat Ramadan. "Pada awal Ramadan  mungkin masyarakat datang untuk ngabuburit. Tapi kalau pertengahan Ramadan biasanya banyak yang datang untuk mencari kebutuhan Lebaran seperti fashion dan sebagainya," kata dia belum lama ini.

The Park Mall juga mempersiapkan program bertajuk Spirit of Ramadan khusus untuk menyambut pengunjung menjelang Lebaran. Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai 7-30 Juni. Di dalam program tersebut ada beberapa acara yang digelar, salah satunya Crazy Branded Sale. Program tersebut menghadirkan beragam diskon dan produk dari berbagai brand terkemuka. Crazy Branded Sale digelar mulai 7 hingga 25 Juni.