H-3 Lebaran Jalur SSB Boyolali Lengang

Kendaraan melintas di kawasan tanjakan Irung Petruk, Selo, Boyolali, Selasa (12/6 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
12 Juni 2018 20:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) wilayah Boyolali tidak banyak dilalui kendaraan pemudik  hingga H-3 Lebaran, Selasa (12/6/2018). Sementara itu, pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas jembatan darurat Grawah di jalur SSB wilayah Cepogo.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di Cepogo, jalur yang menghubungkan Boyolali dan Magelang tersebut lengang. Tidak banyak mobil/kendaraan berpelat nomor luar kota yang melintas di jalur itu. Hanya terlihat kendaraan lokal (pelat AD) yang lalu lalang ke ladang atau ke Pasar Selo atau Pasar Cepogo untuk berbelanja kebutuhan Hari Raya.

Situasi serupa juga terlihat di Selo yang juga dilewati jalur SSB. Tidak banyak kendaraan luar kota yang melintas dan jalanan kebanyakan didominasi aktivitas warga lokal.

Di Selo ini abu dari gunung Merapi yang meletus beberapa waktu lalu masih terlihat keberadaannya di jalanan. Meski tidak terlalu tebal, abu akan beterbangan saat jalan dilintasi kendaraan.

Sementara itu, meski lalu lintas jalur SSB lengang, pengguna jalan tetap diminta mewaspadai jembatan Grawah di Cepogo. Pada jembatan darurat ini kondisinya masih sama dengan musim mudik  tahun sebelumnya, yakni hanya bisa dilalui satu lajur kendaraan roda empat (dan satu lajur kecil untuk roda dua).

Akibatnya, kendaraan roda empat harus mengantre untuk melintas di jembatan ini. Selain itu, pengguna jalan juga harus melintas secara bergantian karena warga menerapkan sistem buka tutup jalur untuk memudahkan pengaturan lalu lintas.

"Bagi para pemudik yang lewat jalur SSB, jalan aman untuk dilalui. Hanya jembatan darurat Grawah yang harus lewat secara bergantian,” ujar Pengawas Binamarga Jateng untuk SSB, Sumarwan, Selasa.

Sementara itu, aktivitas pekerjaan pembangunan jembatan baru Grawah sudah berhenti sejak 8 Juni lalu dan akan dimulai lagi setelah 21 Juni mendatang. Saat ini pekerjaan sampai pada penggalian tanah untuk beton penyangga jembatan.