Penukaran Uang Di Bank Soloraya Masih Dibuka Sampai Kamis

Penukaran uang baru. (Solopos/Nicolous Irawan)
13 Juni 2018 09:35 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pelayanan penukaran uang baru  di bank-bank wilayah Soloraya masih dibuka hingga Kamis (14/6/2018). Melalui pelayanan tersebut diharapkan masyarakat bisa menukarkan uang baru di instansi resmi yang ditunjuk dari Bank Indonesia (BI).

Kepala Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto, mengatakan pada Lebaran tahun ini uang baru yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat senilai Rp5,02 triliun. Jumlah itu meningkat sekitar 9% dibanding tahun sebelumnya, Rp4,6 triliun.

"Saat ini masih berjalan. Pada masa liburan kemarin [Senin] 11 Juni melalui layanan kas keliling sekitar Rp440 juta. Kemudian di bank-bank yang masih buka, salah satunya ada yang menyalurkan hingga Rp330 juta. Ada yang di atas itu, ada yang di bawahnya," kata dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa (12/6/2018).

Pada penukaran sebelumnya termasuk pelayanan penukaran uang  di Benteng Vastenburg serta pelayanan di enam kabupaten di Soloraya dan kantor perbankan telah ada penukaran senilai Rp82 miliar. "Di Benteng Vastenburg dalam sehari sekitar Rp12 miliar," kata dia.

Bandoe menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menukarkan uang langsung ke instansi resmi. Selain lebih aman, penukaran di instansi resmi juga lebih nyaman dan terpercaya.

Tahun ini terdapat 111 lokasi penukaran uang baru yang ditunjuk BI di antaranya kantor bank, BPR, Pegadaian, serta beberapa kantor pemerintah kabupaten. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 86 lokasi.

Selain di lokasi yang telah ditentukan, penarikan uang melalui ATM pun bisa mendapatkan uang baru. Hanya pecahan di ATM adalah pecahan besar, yaitu Rp50.000 dan Rp100.000. Sedangkan dalam proses penukaran uang baru, pecahan paling banyak diminati adalah Rp2.000 dan Rp5.000.

Kepala Cabang BRI Jl. Slamet Riyadi, Susanto, mengatakan pada Selasa kantornya masih melayani penukaran uang baru. "Meskipun jumlah [nasabah] yang menukarkan uang sudah tidak banyak, tapi hari ini masih ada," kata dia, Selasa.