15 Peserta Lelang Jabatan Disetor ke Wali Kota Solo, Ini Nama-Namanya

ilustrasi mutasi pejabat. (Solopos/Dok)
13 Juni 2018 10:35 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Panitia seleksi (pansel) pengisian jabatan eselon II Pemkot Solo telah merampungkan tahapan akhir wawancara dan rekam jejak peserta lelang lima jabatan eselon II, Selasa (12/6/2018).

Pansel menetapkan tiga peserta peraih skor tertinggi lelang jabatan di masing-masing posisi. Tiga nama tersebut selanjutnya diserahkan kepada Wali Kota untuk ditetapkan satu nama yang akan mengisi masing-masing jabatan.

Tokopedia

“Peserta terpilih [tiga besar di masing-masing posisi] telah melalui proses dan penilaian,” kata Ketua Pansel Pengisin Jabatan Pemkot Solo, Anwar Hamdani, kepada wartawan seusai rapat pleno Tim Pansel di Balai Kota Solo, Selasa.

Penilaian dilakukan secara komprehensif, seperti lolos tahapan uji gagasan, uji kompentensi, home visit, penelusuran rekam jejak, hingga wawancara akhir. Dari 24 peserta lelang jabatan, Pansel menetapkan 15 peserta lolos di tahapan akhir.

Mereka terbagi masing-masing tiga peserta peraih skor tertinggi di tiap posisi lelang jabatan. Tiga nama besar di tiap posisi jabatan akan disodorkan kepada Wali Kota. Selanjutnya wali kota akan menentukan satu nama.

“Dalam penentuan akhir [satu nama] semuanya ada di tangan Wali Kota. Itu hak prerogatif Wali Kota,” katanya.

Menurutnya, Wali Kota dalam menetapkan satu nama bisa saja mengabaikan peringkat penilaian tim Pansel. Namun demikian, Wali Kota tidak bisa menetapkan nama pejabat bersangkutan di luar dari hasil pansel.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo yang juga anggota tim Pansel, Budi Yulistianto, menambahkan hasil seleksi segera diserahkan ke Wali Kota. Hal ini untuk mengisi kekosongan lima posisi jabatan eselon II yang kosong lantaran ditinggal pensiun.

“Jadi nanti pengisian lima jabatan eselon II ini akan dibarengkan dengan mutasi pejabat lainnya. Rencananya mutasi akan dilaksanakan setelah Lebaran,” kata Budi.

Saat ini, Budi mengatakan tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) mengebut proses penataan dan pengisian personel. Pengisian mendesak dilakukan menyusul banyaknya posisi yang kosong karena ditinggal pensiun.

Dengan berakhirnya masa tugas para ASN tersebut sehingga berpengaruh terhadap tata kepegawaian Pemkot Solo. Beberapa pos penting kosong sedangkan hingga kini Pemkot belum bisa merekrut ASN baru lantaran kebijakan moratorium dari pemerintah pusat.

Sebagai solusi, beberapa pos bagian pelaksana teknis disiasati dengan merekrut tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK). Sedangkan posisi bendahara, administrasi dan lain harus diisi ASN melalui mutasi dan promosi di internal Pemkot Solo.

Berikut daftar nama-nama calon pengisi jabatan eselon II hasil seleksi tim pansel Pemkot Solo:
Jabatan Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia
- Budi Sartono
- Rini Kusumandari
- Tamso

Jabatan Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik
- Arif Darmawan
- Enny Rosana
- Yuhanes Pramono

Jabatan Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan dan Pembangunan
- Agung Hendratno
- Budi Murtono
- Lilik Joko S.

Jabatan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP)
- Aryo Widiyandoko
- Kentis Ratnawati
- Tulus Widayat

Jabatan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan
- Harjana
- Heru Sunardi
- Taufan Basuki Supardi

Keterangan: Nama-nama tersebut bukan berdasarkan peringkat melainkan urutan abjad
Sumber: Pansel Lelang Jabatan (isw)