Segera, Wisatawan Bisa Nikmati Malam di Solo Naik Sepur Jaladara!

Sepur kluthuk Jaladara di Solo. (Solopos/Dok)
13 Juni 2018 20:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Wisatawan domestik maupun mancanegara di Kota Bengawan bakal menikmati sepur kluthuk Jaladara pada malam hari. Pengoperasian sepur kluthuk malam hari kini tengah digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Solo  dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan wacana pengembangan trip sepur kluthuk Jaladara pada malam hari masih terus dikoordinasikan dengan PT KAI. Pengembangan operasional Jaladara malam hari sekaligus mendukung operasional kawasan kuliner New Gladak Langen Bogan (Galabo) malam di Benteng Vastenburg.

“Jadi nanti kami kembangkan lagi Jaladara pada malam. Nanti penumpang bisa diarahkan untuk menikmati kuliner di Galabo malam,” katanya ketika berbincang dengan Solopos.com, Rabu (13/6/2018).

Kesuksesan Solo mengoperasionalkan sepur kluthuk Jaladara menjadi alasan utama kereta tersebut dioperasionalkan malam hari. Kereta api uap Jaladara selama ini sudah menjadi ikon pariwisata  dan mampu menarik wisatawan berkunjung ke Kota Bengawan.

Saat ini sepur kluthuk Jaladara melayani 86 trip atau perjalanan dalam setahun. Sepur ini melayani perjalanan dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Kota Sangkrah dengan melintasi rel di Jl. Slamet Riyadi dan singgah beberapa saat di Kampung Kauman, Loji Gandrung, Gladak, dan lain sebagainya.

“Operasional sepur kluthuk perlu ditambah malam hari sekaligus untuk pengembangan wisata  malam di Solo,” katanya.

Wali Kota mengatakan pusat kuliner malam New Galabo telah diresmikan Pemkot pada Minggu (10/6/2018). Pemkot Solo akan terus berupaya mempromosikan pusat kuliner malam tersebut. “Nanti tamu-tamu Pemkot akan kami arahkan ke sini. Jadi mereka bisa naik Jaladara dan berhenti untuk menikmati kuliner di Galabo Malam,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Hari Prihatno mengatakan wacana pengoperasian Jaladara pada malam hari masih dikaji termasuk soal kekuatan kereta Jaladara, apakah mampu beroperasi hingga malam hari atau tidak. “Kereta api ini butuh lampu, nah ini yang perlu dibahas lebih lanjut untuk operasional malam hari. Pada dasarnya jika dioperasionalkan malam hari akan sangat bagus bagi pengembangan wisata Solo,” katanya.