Awas! Jalan Menuju New Selo Boyolali Ambles Belum Diperbaiki

Pengguna jalan melintas dekat lubang jalan di jalur pendakian Gunung Merapi di Selo, Boyolali, Selasa (12/6 - 2018). (Solopos/Akhmad Ludiyanto)
13 Juni 2018 19:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Jalan pada jalur pendakian Gunung Merapi di Selo, Boyolali, ambles cukup lama dan hingga saat ini jalan yang juga menuju kawasan wisata New Selo itu belum diperbaiki.

Menurut informasi dari warga, jalan itu ambles saat musim penghujan di awal 2018. Lokasi ini terletak beberapa puluh meter ke arah selatan dari Joglo Selo. Dua lubang masing-masing berdiameter sekitar 1 meter menganga di lajur barat. Kedua lubang mengapit bangunan gorong-gorong yang melintang di bawah permukaan jalan.

Tokopedia

Di bagian bawah jalan beraspal itu terlihat tanah sudah terkikis cukup banyak sehingga jalan  terkesan menggantung di permukaan air selokan. Menurut warga setempat, saat peristiwa terjadi, air hujan mengalir deras mengikis tanah di bagian bawah jalan kemudian menyebabkan sebagian jalan ambles.

“Kejadiannya pas masih musim penghujan tahun sekitar Februari. Waktu itu sering hujan deras sehingga air mengikis separuh jalan,” ujarnya saat berbincang dengan Solopos.com di lokasi, Selasa (12/6/2018).

Meski terkikis separuh, kendaraan roda empat masih bisa melintas di bagian lain jalan dengan hati-hati agar tidak terjerembab ke lubang. Warga juga menempatkan satu tong di tengah jalan sebagai penanda dan peringatan agar pengguna jalan menghindari lubang tersebut.

Dari jalan Boyolali-Magelang, jalan itu mengarah ke jalur pendakian Gunung Merapi. Di sisi jalan ini terdapat Kantor Resor Selo Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merapi dan Basecamp Barameru.

Sementara itu, salah satu tokoh Barameru, Jiyo mengakui kondisi jalan ambrol tersebut sedikit menghambat perjalanan. “Ya menghambat ya. Karena jalan yang bisa dilewati tinggal separuh. Apalagi dari pertigaan [Jalan Boyolali-Magelang] hingga New Selo banyak yang rusak,” kata dia.

Menurutnya, hingga saat ini dia belum mendengar rencana perbaikan jalan tersebut. “Sepertinya belum ada rencana pembangunan [perbaikan],” kata dia. Dia berharap pihak terkait segera memperbaiki jalan itu sebelum kerusakannya makin parah dan makan korban.