Jelang Pilkada & Pilpres, Ini Pesan Muhammadiyah Solo Bagi Para Khatib

Umat Islam melaksanakan Salat Idul Fitri 1438 Hijriah di Bandung, Jawa Barat , Minggu (25/6 - 2017). (Bisnis / Dedi Gunawan)
14 Juni 2018 04:30 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo menerima banyak permintaan dari masyarakat untuk menjadi imam dan khatib pada pelaksanaan salat Idulfitri, Jumat (15/6/2018). Sementara itu, dari dari data yang masuk, ada sebanyak 92 lokasi salat Idulfitri yang khatib dan imam berasal dari PDM.

“Kami menerima banyak permintaan dari masyarakat untuk menjadi imam dan khatib salat Id sejak awal Juni. Semua permintaan tersebut diseleksi hingga akhirnya tercatat ada sebanyak 92 lokasi salat id yang imam dan khotibnya dari Muhammadiyah,” ujar Kepala Sekretariat PDM Solo Lasiman saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Rabu (13/6/2018).

Lasiman mengungkapkan permintaan untuk menjadi imam dan khatib salat id tidak semuanya harus mengajukan surat ke kantor PDM Solo. Ada warga yang secara personel mengenal anggota PDM kemudian meminta menjadi imam dan khatib di kampung. Kalau seperti itu kasusnya, khotib dan imam bersangkutan hanya cukup memberi tahu ke kantor PDM.

“Sebagian besar lokasi Salat Id yang masuk ke PDM ada di jalan kampung dan lapangan desa/kecamatan. Kami mencatat salat Id besar yang imam dan khatib dari Muhammadiyah berlokasi dari Halaman Mangkunegaran dan Halaman Polresta Solo,” kata dia.

Ia menjelaskan dari data yang masuk permintaan imam dan khatib tidak hanya dari warga Solo, tetapi juga ada dari warga dari Karanganyar, Sragen, dan Sukoharjo. Pelaksanaan Salat Id nanti dilaksanakan sekitar pukul 06.00 WIB dan selesai pukul 07.45 WIB.

Kepala PDM Solo Subari, mengungkapkan pada saat pertemuan dengan takmir dan pengurus masjid di Kantor PDAM Sabtu kemarin menegaskan agar ikut menjaga kondusifitas wilayah dengan memberikan cemah yang menyejukkan. Apalagi dalam waktu dekat wilayah Jateng, termasuk Kota Solo, akan menggelar pilkada pemilihan cagub dan cawagub serta Pilpres 2019 sehingga harus ikut menjaga kondusifitas Solo.