Suasana Takbiran di Soloraya

Remaja Mesjid Darussalam, Jayengan, Solo melakukan pesta api di perempatan Kalilarangan, Jl. Yos Sudarso, Solo, saat malam Takbiran, Kamis (14/6 - 2018). (Solopos/Sunaryo HB)
15 Juni 2018 00:30 WIB Ichsan Kholif Rahman/Nadia Lutfiana Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Suasana malam takbiran di wilayah Soloraya dirayakan dengan beragam acara. Bagi Raisya Revalina, 9, tahun ini menjadi Ramadan paling berkesan. Siswa kelas III SDN Wiropaten itu baru saja menerima hadiah setelah dinobatkan sebagai siswa Taman Pendidikan Alquran (TPA) paling rajin selama Ramadan di Masjid Al-Istiqomah, Sanggungan, Semanggi.

Keceriaan Raisya bertambah setelah sebelumnya mengikuti takbir keliling bersama kawan-kawannya. Lepas Salat Isya, dia dan puluhan orang lain, berbaris dari depan masjid, mereka membawa replika ketupat setinggi dua meter keluar Gang Cempaka 11 tempat Masjid Al-Istiqomah berada, lalu berbelok ke utara melewati Masjid Sampangan.

Di sana, puluhan anak lain siap dengan oncor dan kentongan. Barisan takbir bertambah panjang dan meriah. Sekretaris Takmir Masjid Al-Istiqomah, Jarot Prakoso, menyatakan tahun ini menjadi tahun kedua takbir keliling bersama dilaksanakan. Sebelumnya, selama sebulan penuh Masjid Al-Istiqomah menyelenggarakan Kampung Ramadan selama sebulan penuh.

Di Wonogiri, malam takbiran jalanan Wonogiri tampak lengang. Masyarakat melakukan takbir di masjid masing-masing daerahnya. Menurut pantauan Solopos.com, Jalan Ahmad Yani depan Pasar Kota Wonogiri yang biasanya cukup padat saat ini terpantau lengang. Ruas jalan Nguter-Wonogiri terpantau ramai lancar didominasi kendaraan bermotor yang berasal dari luar Wonogiri.

Menurut Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Dwi Erna Rustanti Kamis (14/6/2018) malam, saat ini jalanan di kota Wonogiri cukup lengang namun kepadatan berada di Masjid At Taqwa dan Alun-Alun Kabupaten Wonogiri.