H+3 Lebaran, Pertokoan dan Kios Pasar Solo Masih Tutup

Kondisi Pasar Gading Solo pada H3 Lebaran sepi akibat banyak pedagang yang belum kembali berjualan, Senin (18/6 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
18 Juni 2018 15:46 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemilik toko di pusat perbelanjaan kawasan Coyudan maupun kios-kios di pasar tradisional Solo masih tutup pada H+3 Lebaran, Senin (18/6/2018).

Pantauan Solopos.com, Senin siang, puluhan toko di kawasan Coyudan Jl. Yos Sudarso, Jl. Radjiman, dan Jl. Gatot Subroto (Gatsu) masih tutup. Pemilik toko menempel pengumuman jadwal libur di depan tokonya masing-masing. Sebagian besar pemilik toko akan kembali membuka usahanya pada 21 Juni atau Kamis.

Salah seorang pemilik toko pakaian di Jl. Radjiman, Rahmat Budiono, mengungkapkan pada H+3 Lebaran belum membuka tempat usahanya karena stok pakaian di dalam toko tinggal sedikit. Sementara pabrik yang biasanya menyuplai pakaian belum memulai produksi.

“Saya sebenarnya ingin kembali berjualan pada hari ini [Senin] setelah Lebaran. Namun, karena barang yang dijual belum lengkap akhirnya saya urungkan niat berjualan,” ujar Rahmat kepada Solopos.com, Senin.

Ia menjelaskan karyawan yang bertugas menjaga toko dan kasir juga masih berlibur di kampung halaman sehingga belum bisa berjualan seperti biasanya. Sebagian besar pemilik tempat usaha di kawasan Coyudan belum banyak yang membuka usahanya karena masih libur Lebaran.

“Saya datang ke toko untuk bersih-bersih dan mendata barang-barang toko. Banyaknya toko yang masih tutup membuat kawasan Coyudan pada H+3 Lebaran sepi,” kata dia.

Senada diungkapkan pedagang di Pasar Gading, Pasar Kliwon, Sutarni. Menurut dia, aktivitas di Pasar Gading pada H+3 Lebaran belum normal. Sebagian besar pedagang yang berjualan  di kios, lapak, dan oprokan masih menutup tempat usaha mereka.

“Pedagang oprokan di Pasar Gading ada yang beralih menjadi PKL di kawasan Masjid Agung, Balekambang, dan TSTJ [Taman Satwa Taru Jurug]. Saya sebagai pedagang nasi soto di Pasar Gading sudah mulai membuka usaha pada Minggu kemarin,” kata Sutarni.

Ia menjelaskan pedagang Pasar Gading masih banyak yang tutup karena mereka banyak kedatangan tamu dari dari luar kota di rumah. Selain itu, barang yang dijual pedagang masih banyak yang kehabisan stok akibat diborong pembeli menjelang Lebaran kemarin.



Tokopedia