Asyiknya Wisata Kuliner di New Galabo Solo

Ikon New Galabo Solo (Instagram/galabo_solo)
21 Juni 2018 03:10 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Solo merupakan slah satu kota yang menjadi surga bagi pencinta kuliner. Berbagai makanan lezat dengan harga terjangkau bisa ditemukan dengan mudah di Kota Solo. Salah satu pusat kuliner tersohor di Kota Solo yang tengah naik daun adalah New Galabo.

New Galabo merupakan wajah baru dari sentra kuliner Gladak Langen Bogan (Galabo) di sebelah selatan Benteng Vastenburg Solo atau tepat di depan Pusat Grosir Solo (PGS). Berbagai makanan khas Kota Solo dijajakan dengan harga terjangkau oleh pedagang kaki lima (PKL) di New Galabo Solo. Pengunjung bisa mencicipi Rawon Penjara, Tengkleng Bu Edi Pasar Klewer, hingga Sate Kere Yu Rebi di New Galabo Solo. 

Stand PKL New Galabo Solo (Instagram-@galabo_solo)

Berbeda dari Galabo yang lama, New Galabo memiliki konsep kekinian dan cukup nyaman dikunjungi. Harga makanan yang dijajakkan juga relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan Galabo lama. Berdasarkan pengamatan Solopos.com, selama libur Lebaran 2018 kawasan New Galabo selalu ramai pengunjung.

Para pengunjung yang hendak makan malam bersama teman maupun keluarga harus rela antre dan berebut tempat duduk. Sebab, kursi dan meja makan yang sediakan jumlahnya terbatas dan tak mampu menampung semua pengunjung meski telah disediakan tikar untuk duduk lesehan.

Berdasarkan pantauan Solopos.com pada H+1 Lebaran 2018 atau tepatnya, Sabtu (16/6/2018), lalu pengunjung New Galabo meningkat drastis. Kebanyakan pengunjung tersebut berasal dari luar Kota Solo. Mereka menjadikan New Galabo sebagai destinasi wisata di Kota Solo.

Tempat duduk di New Galabo Solo (Instagram-@galabo_solo)

Wujud New Galabo mendapat beragam komentar dari warganet. Sebagian memberikan pujian, namun ada pula yang mengkritik pengelola untuk meningkatkan pelayanan. Berbagai komentar tersebut dilontarkan melalui video suasana New Galabo yang diunggah akun Instagram @agendasolo, Selasa (19/6/2018).

"Sekarang sudah terang dan lebih bagus," komentar @neni_sukma.

"Harga sudah wajar. Enggak mahal-mahal amat," imbuh @hello_marin.

"Kemarin malam jajan ke sini dan dikasih harga ngawur. Masak di banner tertulis harusnya Rp250.000 tapi di nota jadi Rp350.000. Lebaran harga dibanting mahal banget di situ," lanjut @sharash5677.

Menanggapi keluhan tersebut, pengelola New Galabo berjanji bakal memperbaiki pelayanan. Mereka menyarankan pengunjung yang mendapat harga tak wajar melapor kepada petugas keamanan setempat. "Semoga dengan kebijakan pemerintah untuk aturan yang harus ditaati setiap pedagang bisa berjalan lancar tanpa ada penyelewengan soal harga menu. Untuk sementara memang ada kenaikan harga. Itu pun serentak seluruh pedagang dan ada batas waktu yang sudah ditentukan. Bila nanti tenggang waktu sudah habis dan masih naik, laporkan ke pihak security, matur suwun," demikian penjelasan pengelola New Galabo melalui akun Instagram @galabo_solo.

Sementara untuk keterbatasan kursi, pengelola New Galabo meminta pengunjung memaklumi. Sebab, tempatnya tidak memungkinkan untuk menambah kursi dalam jumlah banyak. "Untuk kursi memang dibuat segitu. Itu pun sudah ditambah. Kalau di Galabo yang lama, setiap stand pasti ada satu set kursi dan meja. Serta bisa buat lesehan. Kalau di Galabo yang baru, meja set sudah ditambah dan kemungkinan lokasi untuk lesehaan tidak memungkinkan. Karena di sebelah selatan untuk akses keluar masuk mobil yang parkir," terang pengelola New Galabo.

Tokopedia