Parkir Pengunjung Sunday Market Manahan Bikin Macet Jl. Menteri Supeno

Lalu lintas di Jl. Menteri Supeno belakang Stadion Manahan Solo macet pada Minggu (24/6 - 2018) pagi. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
24 Juni 2018 11:35 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Arus lalu lintas di Jl. Menteri Supeno, Manahan, Solo, macet pada Minggu (24/6/2018) pagi. Kemacetan dipicu banyaknya kendaraan yang parkir di badan jalan tersebut. Kendaraan tersebut milik pengunjung selter dan Sunday Market Manahan.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Minggu pagi, para pengguna kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat harus terhenti beberapa kali saat melintasi Jl. Menteri Supeno. Kendaraan bahkan mesti terhenti beberapa menit karena terjadi kemacetan arus lalu lintas akibat deretan kendaraan yang diparkir di tepi kanan kiri Jl. Manteri Supeno.

Lalu lintas tak bisa lancar karena lebar badan Jl. Menteri Supeno yang masih bisa dilalui kendaraan tinggal sejengkal. Hal itu tak sebanding dengan jumlah kendaraan yang lewat baik dari arah timur maupun barat.

Salah seorang pengendara yang hendak mendatangi Sunday Market  di Gelora Manahan, Kismanto, 43, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tidak mengizinkan juru parkir (jukir) menata kendaraan parkir di sisi kanan kiri Jl. Menteri Supeno. Dia menyarankan jukir hanya diperbolehkan menata parkir di salah satu sisi tepi jalan, yakni hanya di depan selter seputaran Gelora Manahan.

Jika kendaraan yang parkir ternyata membeludak, Kismanto menyarankan jukir memanfaatkan jalur lambat Jl. Menteri Supeno atau jangan di tepi utara jalan karena rawan mengganggu kelancaran lalu lintas.

"Sayang sekali harus kena macet. Soalnya kanan kiri jalan dipakai buat parkir. Seharusnya kan salah satu sisi saja yang dimanfaatkan. Kalau begini ya kasihan yang datang belakangan. Jalannya habis buat parkir. Kalau bisa yang mau datang ke Sunday Market juga parkirnya di dalam saja. Jangan ikutan di sini. Yang boleh parkir di tepi jalan ya cuma pengunjung selter," kata Kismanto saat diwawancarai Solopos.com di Jl. Menteri Supeno, Minggu pagi.

Kismanto saat itu tengah menuju Gelora Manahan untuk mengunjungi Sunday Market. Pengunjung lainnya, Era Saraswati, 25, juga menyesalkan kemacetan arus lalu lintas di Jl. Menteri Supeno yang diduga akibat parkir kendaraan di kanan kiri jalan tersebut. Warga Ngemplak, Boyolali, itu mengatakan kemacetan lalu lintas di Jl. Menteri Supeno memang kerap terjadi setiap Minggu pagi.

"Kalau Minggu pagi mesti macet karena banyak pengunjung yang parkir sembarangan di tepi jalan. Saya rasa para petugas parkir sudah memperingatkan para pemilik kendaraan untuk tidak parkir di sisi utara jalan tapi pada mengeyel. Seharusnya itu para pemilik kendaraan yang sekiranya sudah melihat parkir Jl. Menteri Supeno penuh ya masuk saja ke Gelora Manahan. Jadi tidak menimbulkan kemacetan arus lalu lintas," pendapat Era.

Saat dimintai konfirmasi, Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Moch. Usman, memastikan Dishub hanya memperbolehkan kendaraan parkir di salah satu sisi tepi Jl. Menteri Supeno. Kendaraan semestinya hanya boleh parkir di depan Selter Manahan atau tepi jalan sisi selatan.

Dia mengimbau para pengguna kendaraan bisa mematuhi arahan tersebut. Usman juga meminta para jukir lebih tegas lagi dalam mengatur penataan parkir di Jl. Menteri Supeno. Dishub mengancam akan menggembok kendaraan yang terparkir di zona terlarang seputaran Gelora Manahan.