8 Kios dan 3 Los Pasar Jatiyoso Terbakar, Begini Kronologinya

Petugas kebakaran dan anggota BPBD Karanganyar memadamkan api yang membakar kios dan los Pasar Jatiyoso pada Senin (25/6 - 2018). (Istimewa)
26 Juni 2018 11:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kebakaran di Pasar Jatiyoso, Karanganyar, Senin (25/6/2018)sore, mengakibatkan delapan kios dan tiga los darurat ludes jadi abu. Penyebab kebakaran diduga korsleting dari salah satu kios yang juga dipakai untuk hunian oleh pedagang.

Kapolsek Jatiyoso, AKP Murtiyoko, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menuturkan api kali pertama muncul dari kios milik Wiyono, 42. Mereka tercatat sebagai warga Jumapolo. Kobaran api kali pertama terlihat oleh Aisah Isha Amartha, 12, dan Hendrik, 34. Mereka warga yang tinggal di sekitar pasar.

Mereka berteriak minta tolong saat mengetahui api membesar. Warga yang tinggal di sekitar pasar berupaya memadamkan api dengan alat seadanya tetapi api semakin membesar.

"Api dapat dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB. Kerugiannya delapan kios darurat milik Yati Kusumastuti, Wiyono, Sularni, Mulyadi, Siwiastuti (punya dua kios), Santi, dan Harjo Sumarto. Satu los darurat terdiri enam sekat milik Marni. Satu los darurat lainnya terdiri tiga sekat milik Marni dan Mbah Wiji," tutur Kapolsek.

Selain dua los darurat, ada satu los darurat lagi yang dilalap si jago merah. Satu los darurat terdiri dari 24 lapak sayur. "Total kerugian akibat kebakaran adalah delapan kios darurat dan tiga los darurat. Tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian belum bisa ditafsirkan karena kondisi korban belum bisa dimintai keterangan."

Sebagaimana diinformasikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengalokasikan dana Rp1 miliar untuk merehabilitasi Pasar Jatiyoso yang dikenal juga dengan nama Pasar Belang. Rehabilitasi pasar bagian depan dilaksanakan pada pertengahan 2017. Kios dan los yang terbakar berada di pasar bagian belakang.

"Kebakaran  terjadi pukul 15.30 WIB. Yang terbakar kios dan los di belakang pasar baru. Itu kios di utara pasar dan berjejer ke arah timur. Kios juga digunakan untuk tempat tinggal. Dugaan sementara karena korsleting," kata Camat Jatiyoso, Budi Santoso, saat dihubungi Solopos.com, Senin.

Sejumlah pemadam kebakaran dari Karanganyar, Bakorwil II Solo, dan Wonogiri membantu memadamkan api. Sebelum pemadam kebakaran datang, warga sekitar bersama pedagang berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya.