Ayah Kehilangan Nyawa demi Selamatkan Anaknya di Rawa Jombor Klaten

ilustrasi tenggelam. (Solopos/Dok)
27 Juni 2018 19:27 WIB Cahyadi Kurniawan Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Suwito, 40, warga Dukuh Tanjung Sari RT 003/RW 013, Desa Krakitan, Bayat, Klaten, kehilangan nyawanya akibat tenggelam saat berusaha menolong anaknya yang hanyut di Rawa Jombor, Rabu (27/6/2018).

Si anak yang bernama Riski, 8, selamat namun kondisinya kritis dan kini dirawat di RSD Bagas Waras Klaten. Peristiwa itu bermula saat mereka sedang menjaring ikan di Rowo Jombor, Rabu sore sekitar pukul 15.30 WIB. Suwito menjaring ikan menggunakan gethek dan berada di sisi utara Rowo Jombor.

Di saat menjaring ikan, Riski jatuh ke rawa. Belum diketahui apa penyebab Riski terjatuh. Merespons hal itu, Suwito berusaha menolong anaknya dengan menceburkan diri ke rawa.

Diduga Suwito tak bisa berenang sehingga ia pun turut tenggelam. Warga sekitar yang melihat kejadian itu lantas berusaha menyelamatkan keduanya.

"Yang bapak meninggal dunia. Sedangkan anaknya selamat dan sedang dirawat di RSD Bagas Waras," kata Sulis Sumantoro, 59, tetangga Suwito yang juga ikut menolong saat proses evakuasi saat dihubungi Solopos.com, Rabu malam.

Sulis bercerita Suwito memang kerap mengajak anaknya ke rawa saat menjaring ikan. Saat itu, di rawa sedang ramai pemancing. Ia mengaku tidak tahu persis bagaimana Riski bisa tercebur ke rawa.

"Saya tahunya pas sudah tenggelam. Mungkin anaknya terpeleset atau keram karena kelamaan di air," beber dia.

Saat dimintai konfirmasi, Kepala Bagian Tata Usaha (TU) Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten, Agus Setyawan Prasetyoko, membenarkan adanya korban tenggelam  di Rowo Jombor yang dirawat di rumah sakit tersebut. Korban tenggelam atas nama Suwito meninggal dunia. Sedangkan anaknya dalam keadaan kritis.

"Betul. Tadi sekitar pukul 16.00 WIB. Korban meninggal dunia. Yang anaknya masih kritis," kata Agus.

 

Tokopedia