Cempe Dongrak Partisipasi Warga Tukuman Klaten di Pilgub Jateng

Ketua KPPS TPS 01 Dukuh Tukuman, Plosowangi, Cawas, Margono, menyerahkan doorprize kambing kepada Suryanti yang menggunakan hak pilihnya di TPS 01, Rabu (27/6 - 2018). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
27 Juni 2018 21:35 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Salah satu petugas Kelompok Penyelenggara Perhitungan Suara (KPPS) TPS 01 Dukuh Tukuman, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten, bergegas menuju masjid yang berdekatan dengan TPS, Rabu (27/6/2018) mendekati pukul 15.00 WIB. Petugas KPPS itu hendak menyampaikan pengumuman penting setelah seluruh proses penghitungan suara Pilgub Jateng 2018  rampung.

“Kabar gembira! Dumateng pencoblos di TPS 01 nomor urut 106, nggih menika Bu Suryanti angsal mendo [Kepada pencoblos di TPS 01 nomor urut 106 yakni Ibu Suryanti mendapatkan cempe atau anak kambing],” kata petugas KPPS itu melalui pengeras suara masjid yang nyaring.

Kurang dari lima menit kemudian, Suryanti, 55, muncul di TPS. Ia langsung mendatangi pekarangan di seberang TPS dan menghampiri anak kambing yang sejak pagi diikat pada batang pisang. Suryanti terus tersenyum sembari menggiring cempe ke TPS.

Ia tak menyangka bisa mendapatkan undian hadiah cempe itu setelah sekitar pukul 10.00 WIB mencoblos di TPS 01. Wanita yang biasa merantau ke Sorong, Papua, untuk berdagang itu sengaja memperpanjang waktu mudik Lebaran lalu agar bisa ikut mencoblos Pilgub Jateng 2018.

“Rencananya cempe ini mau saya serahkan ke keponakan untuk dipelihara,” tutur Suryanti.

Cempe adalah doorprize bagi warga pemilik hak pilih di TPS 01 yang menggunakan suara mereka. Pengumuman tentang siapa yang mendapatkan undian cempe itu memang dinantikan warga. Hal itu terlihat ketika proses penghitungan suara rampung warga masih bertahan menanti pengundian doorprize.

Selain cempe, petugas KPPS menyiapkan hadiah langsung kepada para pemilih seusai menggunakan hak pilih. Hadiah itu berupa makan soto gratis.

Ketua KPPS TPS 01 Dukuh Tukuman, Margono, menjelaskan ide untuk menyiapkan doorprize cempe dan hadiah soto gratis merupakan ide spontan yang muncul pada Selasa (26/6/2018) malam. Saat itu, petugas KPPS mencari akal untuk mengiming-imingi warga agar berdatangan ke TPS untuk mencoblos.

Hal itu lantaran selama ini angka partisipasi pemilih terutama saat pilgub di wilayah Plosowangi hanya sampai 60 persen. Kekhawatiran angka partisipasi semakin jeblok muncul lantaran kampanye pasangan calon seakan tanpa gereget.

“Kampanye pasangan calon seperti tidak ada, sosialisasi juga kurang. Bahkan banyak yang belum tahu pemilihannya kapan. Awalnya kami hanya berencana menyiapkan soto. Sekitar pukul 23.00 WIB itu, ada ide untuk menyiapkan hadiah cempe,” ungkap Margono.

Margono menjelaskan soto disiapkan petugas KPPS bekerja sama dengan kader PKK di desa setempat. Sementara cempe yang disiapkan dibeli dari honor ketua KPPS.

Dari iming-iming itu, warga antusias mendatangi TPS. Ada yang berbondong-bondong datang ke TPS berombongan menumpang pikap. Angka partisipasi pemilih pun terdongkrak.

Dari hasil penghitungan, jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih yakni 287 orang dari jumlah DPT di TPS 01 yakni 398 orang atau angka partisipasi sekitar 70 persen. Dari hasil penghitungan, pasangan nomor urut 1 yakni Ganjar Pranowo-Taj Yasin unggul dengan perolehan 210 suara sementara pasangan nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziah mendapat 71 suara di TPS 01 Dukuh Tukuman.

“Pemilu 2019, kami juga berencana menyiapkan hadiah namun dalam bentuk lain agar warga tetap antusias memberikan suara mereka,” kata Margono.