Libur CFD Solo Diperpanjang!

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno (kiri) dan Kabid PKL Disdag Solo memberi keterngan pers terkait peliburan CFD pada 1 Juli di Kantor Dishub, Kamis (28 - 6) siang. (Solopos/Irawan Sapto Adhi)
28 Juni 2018 15:10 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Dinas Perhubungan (Dishub) Solo bakal memperpanjang masa libur penyelenggaraan car free day (CFD) baik di Jl. Slamet Riyadi maupun Jl. Ir. Juanda hingga Minggu (1/7/2018).

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, menjelaskan alasan Dishub meliburkan CFD pada akhir pekan ini, yakni untuk menjaga kondusifitas Kota Solo selama masa penghitungan surat suara Pilgub Jateng 2018. Alasan tersebut berbeda dengan sebelumnya di mana Dishub meliburkan CFD selama tiga pekan ini, 17 Juni, dan 24 Juni untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2018. Dia menyebut, meliburkan CFD atas permintaan langsung Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo.

"Tadi [Kamis] pagi Pak Wali menelepon. Saya mendapatkan perintah untuk meliburkan CFD pada 1 Juli. Pertimbangan yang disampaikan beliau adalah dalam rangka menjaga kondusifitas selama proses menunggu penghitungan suara Pilgub selesai," terang Hari saat jumpa pers di Kantor Dishub Solo, Kamis (28/6/2018) siang.

Disinggung terkait indikasi adanya gangguan keamanan yang mungkin akan dilakukan oleh salah satu pendukung cagub dan cawagub di Solo  karena tidak terima dengan hasil penghitungan cepat Pilgub Jateng, Hari enggan berkomentar. Dia mempersilakan para awak media maupun masyarakat yang ingin mengetahui alasan lebih lanjut terkait libur CFD bertanya langsung kepada Wali Kota. Hari menegaskan yang jelas CFD pada akhir pekan ini diliburkan untuk menjaga kondusifnya situasi Kota Bengawan selama masa penghitungan surat suara resmi oleh KPU Jateng.

"Kalau akan ada demo, ancaman, atau yang lain saya jujur tidak tahu. Pak Wali tidak bicara soal itu. Yang jelas intinya peliburan ini untuk menjaga kondusifitas Solo. Maka dari itu kami minta perhatian dan pengertiannya masyarakat. Kami beri tahu jika CFD pada 1 Juli libur," jelas Hari.

Akibat adanya kebijakan peliburan CFD yang terbilang mendadak ini, Dishub juga harus menanggung konsekuensi. Selain masyarakat umum, Dishub juga mesti bertanggung jawab memberi tahu 10 pihak yang telah mengajukan izin untuk menggelar kegiatan di CFD pada 1 Juli termasuk dari Lanud Adi Soemarmo yang akan menggelar promosi sekolah dirgantara. Sementara itu terkait dengan nasib PKL, Dishub telah meminta bantuan Dinas Perdagangan (Disdag) Solo untuk berkoordinasi dengan Paguyuban PKL SFD baik di Jl. Slamet Riyadi maupun Jl. Ir. Juanda. PKL diminta tak datang ke area CFD pada 1 Juli besok.

Disinggung terkait pelaksanaan CFD pada 8 Juli mendatang, Hari belum bisa memastikan apakah akan kembali diselenggarakan atau lanjut diliburkan. Pasalnya, pada hari itu masih ada kemungkinan KPU provinsi belum menetapkan hasil penghitungan surat Pilgub Jateng. Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat provinsi dijadwalkan pada 7-9 Juli. Hari menyatakan jika situasinya sudah memungkinkan, CFD bakal kembali digelar pada 8 Juli, tapi begitu juga sebaliknya. Jika belum memungkinkan, Dishub terpaksa kembali meliburkan CFD.

Kabid PKL Disdag Solo, Didik Anggono, yang datang dalam jumpa pers di Kantor Dishub, mengatakan Disdag bakal menyebarkan surat pemberitahuan kepada para PKL terkait agenda peliburan CFD pada 1 Juli. Disdag juga akan membangun komunikasi secara informal lewat media sosial dengan para pengurus paguyuban-paguyuban PKL CFD agar informasi CFD libur bisa tersebar dengan cepat. Dia meminta pengertian kepada para PKL untuk tidak berjualan terlebih dahulu demi menjaga kondusifitas Kota Solo. Kehadiran PKL jelas bakal mengundang minat masyarakat untuk memadati area CFD pada saat diliburkan.

"Kami juga akan menempatkan petugas di area CFD sedini mungkin. Artinya, petugas ini akan bertugas menghalau PKL menggelar lapak di tepi Jl. Slamet Riyadi maupun Jl. Ir. Juanda saat CFD diliburkan lagi. Kekhawatiran kami kan masih ada PKL yang belum tahu terkait agenda peliburan CFD ini," jelas Didik.

Didik mempersilakan PKL CFD berjulan di tempat lain asal tidak sampai menganggu kenyamanan umum. Sebagai contoh, PKL dipersilakan berjualan di Sunday Market asal meminta izin dulu ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Solo.

Tokopedia