Orang Tua Bayi di Laci Hotel Solo Masih Misterius

Petugas Klinik Bhayangkara mengendong bayi laki-laki yang ditemukan di kamar Hotel Karya Jaya, Gilingan, Banjarsari, Solo, Selasa (26/6 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
28 Juni 2018 16:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Satuan Reserse Krimial (Satreskrim) Polresta Surakarta belum berhasil mengungkap orang tua maupun pelaku yang meninggalkan bayi di dalam laci meja rias kamar Hotel Karya Jaya, Gilingan, Banjarsari, Selasa (26/6/2018) lalu. Sementara itu, dua orang saksi masih diperiksa polisi untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi itu.

“Kami sampai sekarang masih menyelidiki dengan memintai keterangan saksi yang menemukan bayi itu. Petugas hotel yang mengetahui kedatangan tamu di kamar hotel juga dimintai keterangan,” ujar Plh. Kasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Sutoyo mewakili Kapolresta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo kepada wartawan di Mapolresta Surakarta, Kamis (28/6/2018).

Sutoyo mengungkapkan berdasar keterangan saksi, pelaku yang meninggalkan bayi di kamar hotel usianya antara 20 tahun sampai 22 tahun dan mengenakan baju warna biru. Petugas juga memintai keterangan sejumlah petugas di terminal untuk mengungkap identitas pelaku.

“Kami belum bisa memastikan apakah pelaku yang meninggalkan bayi benar ayahnya atau bukan,” kata dia.

Ia menjelaskan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian seperti botol susu dan baju yang dikenakan bayi saat ditemukan masih dianalisis petugas. Petugas masih mencari rekaman kamera closed circuit television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian apakah ada yang merekam pelaku saat masuk ke hotel.

“Kami berharap pelaku bisa cepat ditangkap agar bisa mengungkap motif dia meninggalkan bayi di dalam kamar hotel sendirian. Bayi laki-laki yang ditemukan di dalam kamar hotel saat ini masih dititipkan di Klinik Bhayangkara Polresta Surakarta,” kata dia.

Penemuan bayi ini, lanjut dia, merupakan kasus ketiga selama 2018 ini. Sebelum kasus ini ada dua kasus penemuan bayi yakni di wilayah Polsek Jebres dan Banjarsari. Penemuan bayi  yang diberi nama Dilan ditemukan warga di depan warung makan dan jasa tambal ban Jl. Ir. Juanda, Jebres pada 27 Februari.

Sementara, bayi diberi nama Dimas ditemukan warga di belakang kantor Puskesmas Krembyongan pada 5 Maret. Kedua bayi tersebut sekarang diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Solo. Dari kasus penemuan bayi tersebut sampai sekarang belum ada yang tertangkap pelakunya.

Petugas Klinik Bhayangkara Polresta Surakarta, Ekawati, mengungkapkan bayi yang ditemukan di dalam kamar hotel di Gilingan kondisinya sehat. Bayi itu diberi susu formula. Rambut bayi saat ditemukan tampak berantakan.

“Saya melihat rambut bayi seperti habis dicukur menggunakan alat cukur yang tidak tajam. Bayi masih sering menangis pada malam hari sehingga perlu penanganan khusus,” kata dia.