Terungkap, Ini Pemberi Dana Money Politics Tirtomoyo Wonogiri

Ilustrasi money politics (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
28 Juni 2018 18:35 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Wonogiri berhasil mengendus sumber dana diduga money politics di Dukuh Jarum, Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo. Munculnya nama pemberi dana itu didapat dari hasil klarifikasi selama tiga hari pada Senin (25/6/2018), Selasa (26/6/2018), dan Kamis (28/6/2018).

Adanya dugaan money politics itu karena saat pembagian bantuan zakat maal kepada warga lanjut usia (lansia) ditemukan kaus bergambar pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah.

“Dari hasil klarifikasi maraton, pemberi dana untuk zakat maal yang diduga money politics berasal dari Anding Sukiman. Dia kami panggil pada Kamis malam untuk memberi klarifikasi,” kata Ketua Panwaslu Wonogiri, Ali Mahbub, kepada Solopos.com, Kamis.

Nantinya, klarifikasi Anding, tak akan mengubah keputusan yang bakal dikeluarkan Panwaslu pada Jumat (29/6/2018). Informasi dari Anding hanya akan menambah kelengkapan berkas untuk rapat bersama tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Keputusan kelanjutan temuan ini pada Jumat malam. Sekaligus akan menyampaikan seluruh hasil klarifikasi,” ucap Ali.

Dihubungi Solopos.com, Anding mengelak menyebut zakat maal yang diserahkan kepada puluhan warga lansia kurang mampu di desa itu sebagai money politics. Menurut dia, dana yang berasal dari pengusaha sukses bernama Hartiyoso itu adalah bentuk komitmen membantu warga Wonogiri yang kurang mampu.

Anding dan Hartiyoso sama-sama anggota Forum Masjid. Selain zakat maal, bantuan lain yang diserahkan adalah 10.000 Alquran, dana pemberdayaan masjid, dan bantuan yatim piatu.

“Musim penghujan kemarin kami juga menyerahkan bantuan 1.000 batang bibit pepaya california ke sejumlah lokasi. Jadi tidak ada kaitannya dengan Pilgub Jawa Tengah. Soal momentum yang berdekatan, juga tidak ada kaitan, karena kami melakukan seleksi prioritas penerima. Kebetulan saya adalah admin Forum Masjid, sehingga bertugas menyalurkan bantuan tersebut,” paparnya.

Anding juga mengaku saat penyaluran bantuan memang sengaja melibatkan warga lokasi penerima. “Saya terus menghubungi semua rekan-rekan yang membantu penyaluran dana. Tujuannya untuk koordinasi. Jadi [pemberian bantuan] tidak hanya di satu tempat,” kata tokoh masyarakat Wonogiri itu.



Tokopedia