Harga Telur di Colomadu Karanganyar Bak Yoyo

Pedagang telur di Pasar Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, melayani pembeli, Jumat (29/6 - 2018). (Solopos/Iskandar)
30 Juni 2018 03:30 WIB Iskandar Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Harga telur ayam di Pasar Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, naik turun bagaikan permainan yoyo. Kondisi ini membuat harga telur yang dipatok satu pedagang dengan pedagang lainnya sering kali tidak sama meski dalam satu pasar.

Sementara itu harga daging ayam secara perlahan-lahan mulai turun pasca-Lebaran. “Harga telur tidak menentu sering kali naik-turun. Karena bisa terjadi setiap jam harga telur berubah, bisa naik tapi juga bisa juga turun,” ujar pedagang bumbu dapur yang juga menjual telur ayam di Pasar Malangjiwan, Wahyu, ketika ditemui di sela-sela melayani pembeli, Jumat (29/6/2018).

Menurut dia, harga telur berkisar Rp21.000 per kilogram atau naik Rp1.500 dibanding harga tiga hari lalu. Sebelumnya harga telur hanya Rp19.000, namun perlahan-lahan merangkak naik menjadi Rp20.500 dan naik lagi menjadi Rp21.500 pada Jumat siang.

Dia yang sudah tujuh tahun berdagang bumbu-bumbu dapur dan telur menjelaskan kenaikan harga telur dipicu dengan banyaknya permintaan pasar. Dia menduga hal itu terkait erat dengan banyaknya warga yang mempunyai hajatan di Colomadu dan sekitarnya.

Wahyu mengungkapkan dalam satu hari bisa menghabiskan empat sampai lima krat berisi telur. Satu krat telur yang menjadi wadah telurnya, setara 15 kilogram telur.

“Memang sulit menentukan harga telur, sebab setiap saat sering kali berubah. Karena itu informasi harga telur dari para pedagang besar yang sering digunakan untuk kulakan penting sekali untuk menentukan harga jual,” kata dia.

Salah seorang penjual telur lainnya, Ny. Ponimin, juga mengakui adanya kenaikan harga telur. Pada siang tadi dia menjual telur Rp23.000 per kilogram.

“Sebelumnya harga telur Rp21.000 per kilogram. Harga ini bisa berubah kapan saja tidak mengenal waktu,” papar dia.

Pada bagian lain harga daging ayam potong di Pasar Malangjiwan rata-rata Rp36.000 per kilogram. Namun harga itu juga sering kali  berbeda antarpedagang.

“Saat ini harga daging ayam Rp36.000 per kilogram atau turun Rp9.000 dibanding saat Lebaran lalu. Karena ketika Lebaran lalu harga daging ayam ini mencapai Rp45.000 per kilogram,” papar salah seorang pedagang daging ayam potong, Siti.

Menurut dia turunnya harga daging ayam ini terjadi kira-kira sudah tiga hari lalu. Dia menjelaskan kondisi semacam ini sering kali terjadi saat musim Lebaran tiba.

Hal serupa juga dikemukakan pedagang lainnya yaitu Yayuk dan Sukati. Mereka yang sudah beberapa tahun menjual daging ayam ini mengaku bisa mendapatkan ayam dari pasokan langganannya.