JLS Berbahaya, Grup Medsos Wonogiri Bergerak Pasang Peringatan

Berbagai elemen masyarakat di Pracimantoro, Wonogiri, memasang sejumlah imbauan di JLS pada Kamis (28/6 - 2018). (Istimewa/Sukarelawan)
30 Juni 2018 04:30 WIB Ichsan Kholif Rahman Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Berawal dari keprihatinan seringnya terjadi kecelakaan dan banyaknya nyawa yang melayang akibat kecelakaan itu, berbagai kelompok masyarakat secara sukarela membuat puluhan papan peringatan dan imbauan jaga keselamatan di Jalur Lintas Selatan (JLS) wilayah Pracimantoro, Wonogiri, Kamis (28/6/2018).

Salah satu admin komunitas media sosial Kabar Warga Pracimantoro, Dea Lisna, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (29/6/2018), pemasangan papan imbauan berawal dari usulan di media sosial yang lantas diwujudkan mengingat kondisi jalan JLS sangat rawan kecelakaan.

“Ada beberapa komunitas yang turut serta seperti Kabar Warga Pracimantoro [KWP], lalu Info Cegatan Wonogiri [ICW], sukarelawan Paramuda, dan Karang Taruna Pule. Kami memasang di perempatan Pule hingga Pelem, Sambiroto,” ujarnya.

Ia menambahkan biaya untuk membuat papan imbauan dari swadaya anggota dan sponsor dari masyarakat. Ia berharap imbauan yang dipasang dapat berguna mengurangi angka kecelakaan dan tidak ada lagi kecelakaan.

Leader ICW Korwil Selatan, Tri Hartanti, yang akrab dipanggil Tutut, mewakili Ketua ICW, Elang Dwiyanto, mengatakan total 70 lembar MMT dengan tulisan imbauan jaga keselamatan dipasang sepanjang perempatan Sambiroto hingga perempatan Pule. Menurutnya, imbauan dipasang di pinggir JLS untuk mengingatkan pengendara supaya berhati-hati.

Ia berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi JLS yang rawan kecelakaan. Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Dwi Erna Rustanti, saat dihubungi Solopos.com, Jumat, mengapresiasi tindakan positif masyarakat Pracimantoro. Ia mengaku telah melakukan survei di lokasi JLS yang rawan kecelakaan.

Ia segera menyurati seluruh stakeholders agar secepatnya melakukan upaya penanganan sehingga JLS tidak lagi menjadi jalur maut.