Diwarnai Gedor Pintu, Kronologi Kebakaran Toko Besi Solo Mertua Tung Desem Waringin

Warga berkerumun di dekat bangunan toko besi dan cat Kondang Murah, Jl Rajiman, Jayengan, Solo, Senin (2/7 - 2018) malam. (Solopos / Mahardini Nur Afifah)
02 Juli 2018 22:30 WIB Mahardini Nur Afifah Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Kebakaran yang menghanguskan Toko Cat dan Bahan Bangunan Kondang Murah di Jl. dr. Radjiman No. 221 RT 001/RW 001 Kampung Kartopuran, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Senin (2/7/2018) malam, diwarnai kepanikan.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah di tempat usaha milik mertua motivator Tung Desem Waringan, pasangan Sugiyanto Untoro, 82, dan Sundari Sanusi, 80, tersebut. Namun warga sekitar sempat cemas kebakaran merembet ke kawasan bisnis di sekitarnya.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi kejadian, api dari bangunan toko mulai membesar pada pukul 18.30 WIB. Warga sekitar segera menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo dan berupaya menyelamatkan pemilik tempat usaha yang rumahnya berada persis di sebelah bangunan.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo bergerak cepat dengan menurunkan tujuh armada mobil pemadam kebakaran dan dibantu unit pemadam kebakaran Karanganyar. Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan.

Pemilik Warung Es Jus Hoho yang menempati kios di sebelah Toko Cat dan Bahan Bangunan Kondang Murah, Nugroho, 35, menuturkan saat kejadian sedang duduk di depan warungnya. Dia mencium aroma sangit kuat dari plastik dan tiner terbakar.

“Kejadiannya cepat sekali. Api langsung membesar. Saya langsung lari minta bantuan untuk telepon pemadam kebakaran. Warga juga buru-buru menyelamatkan pemilik toko yang sudah tua,” tutur dia.

Kerabat pemilik Toko Cat dan Bahan Bangunan Kondang Murah, Ling Ling, 50, tinggal tak jauh dari tempat kejadian. Saat kejadian dia bersama warga menggedor-gedor rumah persis di samping toko yang ditinggali pasangan Sugiyanto Untoro dan Sundari Sanusi tersebut.

“Tadi sempat digedori pintunya. Enggak dengar dari dalam. Sekarang semuanya sudah aman. Sehat,” jelasnya.

Komandan Regu Lapangan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo, Budi Raharjo, menyampaikan pemadaman api membutuhkan waktu ekstra lantaran petugas harus mendobrak pintu geser besi di bangunan toko yang terbakar. Selain itu proses pemadaman juga berhati-hati lantaran saat kebakaran terjadi listrik di sekitar lokasi masih menyala.

“Di depan ini juga ada tiang listrik dan instalasinya masih menyala. Api dengan cepat membesar karena di dalam ada cairan mudah terbakar. Diperkirakan sumber api dari bawah,” katanya.

Petugas kepolisian saat ini masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan Toko Cat dan Bahan Bangunan Kondang Murah.