Pemkab Karanganyar Gagas Tempat Wisata Khusus Warga Lansia

Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto, memberikan sambutan pada Sarasehan Wisata Lansia di Tawangmangu, Kamis (28/6 - 2018). (Istimewa/Dinas Kominfo Karanganyar)
02 Juli 2018 02:30 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemkab Karanganyar menyodorkan gagasan mengenai objek wisata  dengan konsep nostalgia, sejarah, dan alam di Karanganyar bagi warga lanjut usia (lansia).

Salah satu alasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggarap pasar lanjut usia (lansia) untuk kunjungan wisata karena pangsa pasarnya sebenarnya ada tetapi belum banyak orang menggarap. Beberapa objek wisata yang disodorkan adalah Agrowisata Sondokoro, De Tjolomadoe, Air Terjun Jumog, Rumah Atsiri Indonesia, Etalase Tanaman Obat B2P2TOOT, Ziarah Makam di Girilayu, dan lain-lain.

Tetapi ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sehingga wisatawan lansia dapat menikmati objek wisata itu dengan aman dan nyaman. Beberapa di antaranya tersedia tempat istirahat, jalan umum yang nyaman, tangga di lokasi tidak terlalu terjal, simbol, gambar, dan papan petunjuk jalan dibuat besar dan jelas sehingga mudah terbaca, dan lain-lain.

Gagasan itu disampaikan saat Sarasehan Wisata Lansia "Lansia Sejahtera Masyarakat Bahagia" di Tawangmangu pada Kamis (28/6/2018). Pada kesempatan itu hadir perwakilan Komisi Daerah (Komda) Lansia Provinsi Jawa Tengah, Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Daroji, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pariwisata Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Trenggono, dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Titis Sri Jawoto.

"Itu kuliah setengah semester. Saya belum pernah dengar soal pangsa pasar lansia. Ternyata luar biasa. Dho nduwe duit [lansia]. Mereka jenuh di rumah, piknik. Sebagian [lansia] enggak bisa mandiri maka ajak rombongan. Tidak bisa piknik sehari lalu menginap. Itu potensi," kata Titis Sri Jawoto kepada Solopos.com, Minggu (1/7/2018).

Pada sarasehan itu, perwakilan Komda Lansia mengapresiasi Agrowisata Sondokoro di Tasikmadu dan Air Terjun Jumog sudah ramah lansia. Tetapi, mereka memberikan sedikit catatan untuk tangga di kompleks objek wisata Air Terjun Jumog.

"Tawaran kami untuk lansia itu wisata nostalgia, sejarah, dan alam. Mereka bilang Sondokoro sudah pas. Jumog juga sudah tetapi koreksi untuk tangga. Idealnya maksimal 15 sentimeter untuk pijakan tangga. Ke depan kami meladeni pinisepuh supaya nyaman berwisata," tutur dia.

Dia optimistis suasana alam di Tawangmangu, Ngargoyoso, dan lain-lain akan membuat lansia nyaman. Titis mengaku belajar banyak saat hadir pada sarasehan.

"Kami jual suasana Karanganyar sebagai tujuan wisata utama lansia. Udara segar gunung, fasilitas, dan lain-lain. Pasar yang tidak terduga," ujar dia.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Dinas Kominfo Karanganyar, salah satu alasan sarasehan tersebut diselenggarakan di Karanganyar adalah Kabupaten Karanganyar memenuhi sejumlah unsur yang harus ada untuk mencapai wisata ramah lansia. Unsur tersebut biro perjalanan, transportasi, akomodasi/hotel/homestay, kuliner/jasa boga/restoran, atraksi atau kegiatan yang menarik wisatawan, suvenir, pendukung kesehatan.



Tokopedia