Dituduh Berbuat Asusila, Begini Hasil Klarifikasi Kades Purworejo Sragen

Ilustrasi penggerebekan. (okezone.com)
03 Juli 2018 12:15 WIB Kurniawan Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Pemerintah Kecamatan Gemolong, Sragen, telah melakukan proses klarifikasi dugaan perbuatan asusila  yang dituduhkan kepada Kepala Desa (Kades) Purworejo, Ngadiyanto.

Klarifikasi dilakukan di Kantor Kecamatan Gemolong, Senin (2/7/2018) siang, dengan menghadirkan Ngadiyanto dan beberapa pihak dari Dukuh Bogorame yang mencuriga kades tersebut telah melakukan perbuatan asusila dengan warganya berinisial K.

Camat Gemolong, Joko Suratno, saat dihubungi Solopos.com melalui telepon seluler (ponsel), Senin sore, mengatakan proses klarifikasi berlangsung lancar dan tertib. Kedua pihak tak saling adu argumentasi.

"Pak Kades telah menyampaikan secara resmi di hadapan perwakilan warga Dukuh Bogorame. Dia membantah telah berbuat asusila dan memerinci keberadaannya di waktu yang diadukan," tutur dia.

Joko menjelaskan keterangan Ngadiyanto diperkuat beberapa saksi yang mengaku melihat dia pada waktu yang diadukan itu. "Pada Kamis [28/6/2018] dini hari Pak Kades takziah di rumah salah satu warga," ujar dia.

Sedangkan beberapa jam sebelumnya Ngadiyanto sibuk bersama Kades Nganti, Suwondo. Saat itu dia sedang ada urusan pembuatan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) anggaran desa. Dengan demikian, permasalahan dinyatakan klir dan tuduhan terhadap kades tersebut tidak terbukti.

Diberitakan sebelumnya Kades Purworejo, Ngadiyanto, dituding berbuat asusila  dengan warganya di RT 005 Bogorame berinisial K. Sejumlah warga meminta Ngadiyanto dimintai klarifikasi.