Orkes Keroncong Rumput dari AS bakal Tampil di Solo

Personel OK Rumput Hannah Standiford (kanan) didampingi pakar gamelan ISI Solo Danis Sugianto saat jumpa pers di Omah Sinten Heritage and Resto Solo, Selasa (3/7 - 2018). (Solopos/Indah Septiyaning W.)
04 Juli 2018 08:05 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Orkes keroncong (OK) dari Amerika Serikat, OK Rumput, akan tampil di Panggung Gesang Solo pada Rabu (18/7/2018) malam. Penampilan satu-satunya grup musik keroncong dari AS ini untuk mengenang musisi legenda keroncong Gesang.

Personel keroncong OK Rumput Hannah Standiford, 29, mengatakan akan memainkan lagu tradisional keroncong seperti Yen Ing Tawang atau Di Bawah Sinar Bulan Purnama. Selain itu grup yang digawangi Hannah sebagai vokal, Andy McGraw (cello), Kyle Dosier (cuk), John Priestley (gitar), Paul Willson (violin), Nat Quick (bass), Ed Breitner (wayang), Beth Reid dan Greyson Goodenow (pelukis cranky), akan melakukan Akar: Keroncong Meets Amerika selama 30 menit.

“Akar akan menceritakan kisah Amerika dengan diiringi musik keroncong dan musik rakyat amerika,” katanya dalam jumpa pers kepada wartawan di Omah Sinten Heritage Hotel dan Resto Solo, Selasa (3/7/2018).

OK Rumput juga akan memainkan wayang beber atau crankies dan wayang kulit. Di sela-sela pertunjukan OK Rumput akan sharing dan diskusi tentang karya mereka. Selama ini OK Rumput telah tampil di Kedutaan Besar di Washington DC, Universitas Cornell, Paris Van Java Mall di Bandung, Wake Forest, Bucknell dan lainnya.

“Kami berharap dapat membangun apresiasi untuk seni dan tradisi dari Amerika maupun dari Indonesia," ucapnya.

Hannah menuturkan kepincut musik tradisional keroncong ketika mengikuti program Darmasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.

Seperti diketahui, Darmasiswa adalah program beasiswa tahunan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada mahasiswa negara-negara yang menggalang hubungan diplomatik dengan Indonesia.

Program itu salah satunya diterima Hannah pada saat dirinya masih berstatus mahasiswa di Virginia Commonwealth University, Amerika Serikat.

“Awalnya saya suka musik keroncong di 2014 lalu,” katanya.

Menurut dia, ada beberapa hal yang membuatnya jatuh cinta terhadap musik keroncong. Di antaranya adalah keterbukaan komunitas musik keroncong di Solo dalam memberikan pembelajaran terhadap dirinya.

Kemudian di 2015, Hannah memutuskan untuk membentuk grup OK Rumput di Amerika Serikat. OK Rumput tersebut merupakan kolaborasi antara jenis musik bluegrass (semacam musik country) di Amerika dengan musik keroncong di Solo. 

Tokopedia